Politik Pemerintahan

Kendati Calon Kalah, PAN Tetap Bersyukur Bupati Jember Ganti

Ketua DPD PAN Jember Lilik Ni'amah,

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak mengusung pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman dalam pemilihan kepala daerah tahun ini. Namun PAN tetap bersyukur, karena akhirnya rakyat memilih bupati baru daripada calon petahana.

“Kami bersyukur, karena harapan kita pemimpin yang terpilih adalah yang dikehendaki masyarakat. Dengan terpilihnya beliau, tentu banyak harapan yang kita gantungkan, di antaranya yang paling utama adalah bagaimana membangun komunikasi yang baik, agar pembangunan lancar,” kata Ketua DPD PAN Jember Lilik Ni’amah, Minggu (20/12/2020).

Menurut Lilik, komunikasi yang paling utama adalah antara eksekutif dengan legislatif. “Karena sejatinya mereka adalah loro-loroning atunggal yang bersama-sama membangun Jember. Selama ini lebih banyak kegaduhan, sehingga tak efektif untuk pembangunan di Jember,” katanya.

Bagaimana cara memperbaiki komunikasi? “Ada partai politik. Pak Hendy bisa berkomunikasi dengan partai agar ketika ada pembahasan bisa selaras dan menyamakan persepsi maupun visi. Paling tidak Pak Hendy mendengarkan aspirasi partai politik untuk menyusun RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” kata Lilik.

Lilik mengingatkan, bahwa RPJMD harus mengakomodasi keinginan masyarakat. “Karena ini awal, partai politik bisa diajak bicara. Kalau kami diajak bicara, kami siap, karena kita tidak lagi bicara soal pilkada, tapi membangun Jember yang kemarin carut-marut,” katanya.

Ada sejumlah hal yang harus ditangani duet Hendy-Firjaun selain komunikasi, yakni perbaikan infrastruktur dan penataan birokrasi. Penataan birokrasi sudah sempat diperbaiki Pelaksana Tugas Bupati Abdul Muqiet Arief. “Harapannya itu segera dilanjurkan agar kemudian pos-pos pelayanan masyarakat jadi efektif bagi masyarakat, karena selama ini ada yang terabaikan karena tidak efektifnya pelayanan,” kata Lilik.

PAN akan tetap mendukung dan mendorong program-program pembangunan yang baik. “Kalau ada yang kurang pas, tentu akan kami beri masukan dengan cara yang bijak. Jadi intinya pada tataran komunikasi. Saya berharap agar DPRD Jember juga tak terbelah dan menjadi satu kekuatan bersama membenahi Jember bersama bupati terpilih,” kata Lilik.

Dukungan dari 489.794 suara atau 46,60 persen dari satu juta lebih pemilih mengantarkan pasangan calon bupati Hendy Siswanto dan calon wakil bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman ke Pendapa Wahyawibawagraha.

Rapat pleno rekapitulasi suara pemilihan kepala daerah yang digelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, menetapkan Hendy-Firjaun memperoleh 489.794 suara atau 46,60 persen, Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto memperoleh 328.729 suara (31,27 persen) dan pasangan Abdus Salam dan Ifan Ariadna memperoleh 232.648 suara (22,13 persen). Sementara itu jumlah pemilih yang memenuhi haknya di tempat pemungutan suara pada Rabu (9/12/2020) adalah 1.068.733 suara. Sebanyak 1.051.171 suara sah dan 17.562 suara tidak sah. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar