Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kendaraan Damkar di Jember Perlu Peremajaan

Petugas Pemadam kebakaran di Jember beraksi beberapa waktu lalu.

Jember (beritajatim.com) – Sarana dan prasarana unit pemadam kebakaran di Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat ini memprihatinkan, sehingga perlu mendapatkan dukungan dan perhatian melalui penganggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022.

“Perlu peremajaan mobil damkar besar dan kecil untuk mendukung kinerja mobil damkar yang sudah ada dan tua umurnya,” kata Try Sandi Apriana, Juru bicara Fraksi Pandekar DPRD Jember.

Sandi mengingatkan, pemadam kebakaran dalam Peraturan Daerah Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru adalah kedinasan yang berdiri sendiri. Damkar berdiri sendiri karena pertimbangan tupoksi kedaruratan dan sebagai pendukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam mitigasi kebencanaan.

“Perlu pengecekan dan penambahan unit hidran baru serta perbaikan unit hidran yang rusak dan macet fungsinya. Dengan demikian saat dibutuhkan dapat berfungsi normal dan meminimalisir terjadinya korban/kerugian akibat kebakaran,” kata Sandi.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Jember 2021-2026 sebenarnya sudah mengidentifikasi permasalahan belum optimalnya penanganan pemadam kebakaran. Selain belum adanya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, posko pemadam kebakaran yang mampu menjangkau dan merespons dengan lebh cepat dan tepat masih kurang. Jumlah personel yang ada masih sangat terbatas.

Sarana dan prasarana terutama mobil pemadam kebakaran kurang, karena sudah tidak layak pakai. Ini dikarenakan keterbatasan anggaran pengadaan sarana prasarana pemadam kebakaran. Selain itu, kurangnya kompetensi petugas pemadam kebakaran. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar