Politik Pemerintahan

Kementerian Kominfo Targetkan 50 Ribu Peserta Beasiswa Digital Talent Scholarship

Surabaya (beritajatim.com) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bagi-bagi beasiswa pelatihan Digital Talent Scholarship 2020 untuk 50.000 peserta. Pelatihan khusus bidang digital itu dilakukan guna melatih dan menyiapkan talenta digital yang kompeten di era industri 4.0.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 89 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia terlibat aktif sebagai penyelenggara. Menteri Kominfo Johnny G. Plate menjelaskan, berdasarkan laporan World Bank tahun 2016 menunjukkan saat ini Indonesia mengalami kekurangan tenaga kerja bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebesar 9 juta orang sepanjang tahun 2015-2030. Artinya, ada pekerjaan rumah bagi kita untuk menghasilkan rata-rata 600.000 orang talenta digital dalam satu tahun.

Untuk memenuhi kebutuhan akan SDM di bidang digital, pada 2018 Kemenkominfo sudah mulai menginisiasi Program Digital Talent Scholarship dengan memberikan beasiswa pelatihan keterampilan teknis bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk 1.000 orang peserta terpilih.

“Sambutan publik begitu luar biasa pada saat itu, salah satunya ditunjukkan dengan jumlah pendaftar sebanyak lebih dari 46.000 orang,” ujarnya dalam acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020.

Pada 2019, Program DTS memberikan beasiswa kepada 25.000 orang. Peserta terbagi ke dalam 4 jenis akademi yakni Fresh Graduate Academy (FGA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Coding Teacher Academy (CTA)dan Online Academy (OA).

Setiap peserta dibekali technical skill serta soft skill untuk menunjang perkembangan karir. Bahkan, Program DTS 2019 juga membantu peserta mencari kerja melalui coaching clinic dan platform Simonas Kominfo yang telah dimanfaatkan oleh setidaknya 90 perusahaan nasional untuk menyerap lulusan DTS.

Menteri Johnny G. Plate menambahkan, pada 2020 program DTS akan memberikan beasiswa untuk 50.000 orang peserta. Empat akademi akan dipertahankan, ditambah dengan Thematic Academy dan Regional Development Academy. Dua akademi terakhir merupakan upaya memberikan perhatian lebih besar pada kaum difabel, masyarakat di daerah terdepan, terpencl dan teringgal (3T), maupun masyarakat di berbagai kawasan prioritas pembangunan.

“Ini komitmen saya dan Kementerian Kominfo untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang talenta digital. Tidak berhenti sampai di situ. Bahkan saya berkomitmen untuk lebih progresif di tahun-tahun yang akan datang akan melipat-gandakan jumlah penerima beasiswa,” tandasnya.

Bahkan dalam Program DTS 2020, tema pelatihan yang ditawarkan lebih beragam. Mulai dari Artificial Intelligence, Big Data Analytics, Cloud Computing, Cybersecurity, Internet of Things dan Machine Learning.

Ada juga Programming, Graphic Design, Multimedia and Animation, dan Network Administration. Selain itu ada pelatihan Digital Policy, Digital Entrepreneurship, Digital Communication, Business Intelligence, Financial Technology, serta Blockchain. [ifw/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar