Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kementan RI Serahkan Bantuan Tanaman Hortikultura untuk Kelompok Petani di Mojokerto

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan dari Kementan RI di Pendopo GMT Pemkab Mojokerto. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto (Disperta) menyerahkan bantuan tanaman hortikultura kelompok tani (koptan) di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Pemkab Mojokerto. Bantuan berupa benih buah-buahan dan jagung dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Bantuan dari Kementan RI tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) yang diwakili asisten pribadi Wamentan RI, Windu Handayani dan Direktorat Jenderal Tanaman dan Pangan, Suharyanto kepada lima koptan perwakilan kecamatan, Rabu, (23/3/2022).

Yakni Koptan Margo Rukun Kemlagi, Koptan Karang Indah 2 Jatirejo, Koptan Rukun Tani Kutorejo, Koptan Sri Rejeki Pungging, Koptan Sido Makmur 3 Puri, dan Pondok Pesantren Segoro Agung, Trowulan. Masing-masing bantuan diberikan kepada Pondok Pesantren Segoro Agung sebanyak 9.500 bibit buah senilai Rp186 juta dan sebanyak 30.030 kg bibit jagung senilai Rp1,2 miliar lebih diberikan kepada kelompok tani.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan pihaknya akan berkomitmen dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya banyak hal yang harus ditata dan diperbaiki oleh Pemkab Mojokerto. “Dari persiapan bibit, persiapan lahan sampai perawatan, masalah pupuk, hama dan masalah bencana banjir yang nanti kita upayakan untuk mitigasi,” ungkapnya.

Sehingga banjir tidak merendam area persawahan karena nanti yang susah para petani. Dalam pengembangannya agar lebih maksimal, masih kata Bupati, pihaknya akan bekerjasama dengan Perhutani untuk menanam tanaman yang produktif karena Kabupaten Mojokerto perbatasan dengan lahan Perhutani. Bupati meminta para petani memanfaatkan lahan.

“Kepada para kelompok tani yang wilayahnya mempunyai lahan perhutani untuk bisa dimanfaatkan dengan menanam tanaman produktif. Nanti itu bisa kita manfaatkan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” pintanya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar