Politik Pemerintahan

Kemensos: Setiap SDM PKH Harus Bisa Menggraduasi 10 Persen KPM

Surabaya (beritajatim.com) – Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Pepen Nazaruddin menginstruksikan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) agar bersungguh-sungguh mengantarkan 10 persen Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang didampinginya dapat cepat tergraduasi atau mengundurkan diri dari penerima bansos.

Untuk itu, mereka harus mempunyai strategi dalam melaksanakan tugas agar target graduasi dapat terlaksana.

“Tugas SDM PKH tidak hanya melaksanakan kegiatan rutin yaitu memastikan KPM menerima bantuan dan pelaksanakan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam melaksanakan tugas,” kata Pepen kepada wartawan di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (20/8/2020).

Pepen yang hadir bersama Direktur Jaminan Sosial Keluarga Rachmat Koesnadi menambahkan, stretegi yang dapat dilakukan SDM PKH dalam memperbanyak graduasi KPM dapat dilakukan melalui kerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi informal yang ada di lingkungan tempat mereka bertugas seperti pengusaha setempat.

“SDM PKH harus dapat mengenali seluk beluk lingkungan tempat mereka bertugas. Kalian harus bisa tau pihak-pihak mana saja yang bisa diajak kerjasama untuk meningkatkan graduasi KPM,” tambah Pepen.

Dengan mengetahui dan mengenal lingkungan KPM, Pepen berharap proses graduasi dapat dilakukan dengan cepat.

“SDM PKH harus berorientasi pada output yaitu graduasi. Saya minta kepada SDM PKH Kabupaten Bogor agar berkerja keras dan bersinergi dengan dinas sosial untuk memperbanyak graduasi,” tegasnya. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar