Politik Pemerintahan

Kemensos RI Berencana Tambah Kuota PKH Untuk Warga Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Bulan Juni lalu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo mencatat ada 49 ribu warga bumi reyog yang masuk dalam program keluarga harapan (PKH). Jumlah tersebut diprediksi akan meningkat tajam, seiring dengan rencana Kemensos RI untuk menambah 15 ribu calon keluarga penerima manfaat (KPM) untuk Ponorogo.

“Warga yang hendak diusulkan masuk PKH didata oleh desa melalui musyawarah desa. Jadi desa yang menentukan tingkat ekonomi dan kesejahteraan warganya,” kata Kepala Dinsos PPPA Sumani, Selasa (23/7/2019).

Sumani mengungkapkan syarat utama memiliki nomor induk kependukan (NIK). Nah setelah itu biodata dimasukkan ke dalam basis data terpadu (BDT). Jadi untuk bisa masuk dalam PKH, harus masuk BDT dulu. Saat ini proses penambahan belasan ribu warga yang dianggap masuk garis kemiskinan oleh kemenkes itu dalam tahap verifikasi dan validasi. “Kalau datanya sudah fix, baru dikirimkan ke Kemensos RI,” katanya.

Sumani menyebut sesuai ketentuan, butuh waktu satu bulan untuk warga mendapat penyaluran bantuan PKH, seusai terdaftar dalam program tersebut. Meski ada penambahan, Sumani mengklaim jika jumlah warga yang keluar dari PKH terus bertambah setiap tahunnya. Sampai Juni, jumlah yang lepas dari PKH bertambah hingga 200 eks KPM. “Kami berharap warga dapat semakin mandiri secara ekonomi dan tak lagi bergantung program tersebut,” harapnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar