Politik Pemerintahan

Kemenag Kabupaten Kediri Belum Rekomendasi Pembukaan Kembali Rumah Ibadah

Kediri (beritajatim.com) – Meskipun sejumlah daerah telah memasuki era transisi normal baru, namun di Kabupaten Kediri tampaknya belum ada rencana pembukaan kembali rumah ibadah dalam waktu terdekat. Trend peningkatan kasus positif Covid-19 yang masih berlangsung, menjadi alasan Kantor Kementerian Agama setempat dalam mengeluarkan rekomendasi pembukaan tersebut.

“Sesuai SE yany sudah keluarkan oleh Menteri Agama Nomor 15. Wilayah Kabupaten Kediri, kemarin rapat awal dan ditindak lanjuti dengan rapat dengan Forpimda, untuk Kabupaten Kediri secara normal belum bisa membuka rumah rumah ibadah secara terbuka. Kabupaten Kediri rangking 4 termasuk zona merah mendekati hitam,” Zuhri, Kepala Kemenag Kabupaten Kediri.

Perlu diketahui, Menteri Agama Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif Dan Aman Covid Di Masa Pandemi. Dalam Menindaklanjuti Surat Edaran tersebut, Kantor Kemenag Kabupaten Kediri Menggelar Rapat Internal Dan Rapat Koordinasi dengan Forkopimda setempat.

Masih kata Zuhri, dengan tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri justru berpotensi menimbulkan klaster penularan baru bila dilakukan pembukaan rumah ibadah. Utuk itu, Kemenag mengajak seluruh masyarakat untuk memahami dan bersama-sama menahan diri dengan tetap menjalankan ibadah di rumah.

Untuk diketahui, jumlah positif Covid -19 Kabupaten Kediri saat ini mencapai 172 orang, terbagi pada 22 klaster penularan. Adapun klaster penyumbang terbesar berasal dari Pabrik Rokok Mustika Tulungagung mencapai 50 orang, disusul klaster Desa Kedak di Kecamatan Semen sebanyak 27 orang. [nm/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar