Politik Pemerintahan

Kemen PUPR Survey Percepat Pembangunan Infrastruktur Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Hasil rapat kordinasi Menko Maritim dan Investasi, bersama sejumlah menteri dan Pemda Banyuwangi mendapat respon cepat Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Salah satunya yaitu pengembangan dan pembangunan infrastruktur di sejumlah kawasan tempat wisata.

Selama tiga hari tim Kemen PUPR melakukan survei di sejumlah titik target pengembangan. Hasilnya bakal menjadi laporan untuk tindakan selanjutnya.

“Kami ke Banyuwangi untuk menindaklanjuti hasil rakor bersama Menko Kemaritiman dan Investasi Bapak Luhut Binsar Panjaitan, 4 Agustus lalu. Kami ingin mendetailkan titik-titik yang menjadi target pengembangan beserta item apa saja yang bisa kami bantu,” kata Didiet, Selasa  (11/8/2020).

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Alas Purwo, yang berujung di titik Pantai Plengkung atau biasa disebut G-Land. Nantinya, lokasi ini bakal menjadi ajang kompetisi World Surf League 2021.

Kemudian Pantai Pulau Merah, Agro Wisata Tamansuruh, hingga Taman Wisata Alam Kawah Ijen di Perbatasan Banyuwangi – Bondowoso.

“Kami keliling ingin mendetailkan kebutuhan yang sifatnya urgent dari semua pekerjaan yang akan kita lakukan. Juga menentukan bersama target serta prioritas apa saja yang akan dikerjakan dan berapa lama bisa diselesaikan,” ungkap Didiet.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat kepada Banyuwangi. Percepatan pekerjaan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR, kata Anas, akan mempercepat pemulihan Banyuwangi sebagai salah satu sentra perekonomian di timur Pulau Jawa.

“Terima kasih Bapak Presiden, Pak Luhut, para menteri, dan Gubernur Jatim Ibu Khofifah. Dukungan ini menyemangati daerah untuk terus berbenah. Apa-apa yang tidak bisa dilakukan daerah karena keterbatasan wewenang dan dana, pusat dan provinsi langsung sigap membantu,” kata Anas.

Sebelumnya, dalam rakor yang dipimpin Luhut Panjaitan dan diikuti sejumlah menteri via video conference, diputuskan pemerintah pusat akan menggeber kebijakan percepatan pengembangan sejumlah kawasan di Banyuwangi. Mulai infrastruktur jalan, transportasi udara, hingga pariwisata yang berpadu dengan UMKM dan sektor pertanian.

Di antaranya adalah percepatan pengembangan amenitas di sejumlah lokasi destinasi Banyuwangi. Ada pula percepatan penyelesaian pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS), terminal terpadu, dan berbagai infrastruktur lainnya. Juga pembukaan kembali penerbangan Banyuwangi-Bali. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar