Politik Pemerintahan

Kelelahan, 20 Pengawas Pemilu Sumenep Dirawat di Puskesmas

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 20 orang pengawas Pemilu 2019 di Kabupaten Sumenep, jatuh sakit dan harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas. Para pengawas pemilu yang sakit tersebut mulai dari tingkat kecamatan (Panwascam) hingga pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).

“Mereka sakit diduga akibat kelelahan menjalankan tugasnya melakukan pengawasan untuk memastikan Pemilu berjalan sesuai aturan. Sampai saat ini, para pengawas Pemilu yang sakit itu masih dirawat di Puskesmas,” kata Komisioner Bawaslu Sumenep, Rahem, Kamis (25/04/2019).

Sayangnya, selama dirawat di Puskesmas, biaya perawatan mereka tidak ditanggung oleh negara. Sampai saat ini, para pengawas pemilu itu harus merogoh kocek pribadi untuk biaya pengobatannya.

“Kami masih mengajukan anggaran agar para pengawas Pemilu di jajaran kami yang sakit akibat tugas itu bisa mendapatkan dana insentif untuk pengobatan,” ujar Rahem.

20 pengawas Pemilu 2019 di Sumenep yang jatuh sakit karena kelelahan menjalankan tugas pengawasan itu terdiri dari 7 orang Panwascam dan 13 lainnya merupakan pengawas di tingkat desa dan Pengawas TPS.

“Pemilu 2019 ini karena serentak antara Pilpres dan Pileg, memang cukup melelahkan dan menguras tenaga,” ucapnya. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar