Politik Pemerintahan

Kekurangan Tenaga IT, Ponorogo Hanya Dijatah 18 Lowongan CPNS

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Pusat tahun ini memberikan jatah formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Ponorogo. Jumlahnya yakni sebanyak 153 formasi CPNS. Dari jumlah itu, untuk tenaga informasi teknologi (IT) hanya ada 18 lowongan.

Tentu jumlah tersebut dirasa sangat kurang. Mengingat kebutuhan Pemkab Ponorogo untuk tenaga tersebut mencapai 50 orang.

 

“Untuk tenaga IT, kami mengusulkan 50 orang. Namun yang disetujui hanya 18 orang saja,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Winarko Arief, Selasa (29/6/2021).

Pengusulan 50 orang itu, terdiri dari pranata komputer terampil dan pranata komputer ahli. Namun, akhirnya yang disetujui oleh Pemerintah Pusat tidak ada separuhnya. Padahal, jika jumlah usulan itu disetujui, tenaga IT itu akan diserbar di seluruh kecamatan dan kelurahan di bumi reyog.

“Di kecamatan maupun kelurahan, saat ini tidak ada PNS yang ahli dalam bidang informasi teknologi tersebut. Sehingga menjadi masalah di era teknologi sekarang ini,” katanya.

Jumlah 18 formasi CPNS yang adanbisa dikatakan tidak ideal, jika untuk memenuhi kekurangan sumber daya manusia (SDM) bidang IT di Ponorogo. Maka dari itu, Winarko akan terus mengusulkan jika tahun depan dibuka lagi untuk pendaftaran CPNS dibidang IT itu.

“Jika dikasih jatah tahun depan, ya akan kami usulkan lagi,” katanya.

Untuk diketahui, setelah absen pada tahun 2020 karena pandemi Covid-19, tahun ini Pemkab Ponorogo kembali membuka rekrutmen untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tidak hanya formasi CPNS, pemkab setempat juga membuka formasi untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Tahun ini kami dapat formasi yang cukup besar. Yakni untuk CPNS dan PPPK mendapatkan jatah 2.063 formasi,” kata Winarko.

Dari ribuan formasi yang didapatkan untuk Ponorogo itu, porsi lebih besar untuk PPPK. Yakni ada 1.910 lowongan, dengan rincian sebanyak 1.714 untuk formasi tenaga guru. Sedangkan sisanya untuk formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis masing-masing 148 dan 49 lowongan.

“Untuk PPPK lowongannya mencapai ribuan, sedangkan CPNS lebih sedikit yakni hanya ratusan, tepatnya 153 formasi CPNS,” katanya.

Dari 153 formasi CPNS itu, rinciannya sebanyak 96 lowongan untuk tenaga kesehatan dan sisanya 57 lowongan untuk tenaga teknis. Meski sudah mengumumkan penerimaan CPNS dan PPPK tahun ini, namun Winarko masih enggan menyebut kapan tanggal untuk melakukan pendaftarannya. Dia berdalih masih menunggu pengumuman lanjutan dari Pemerintah Pusat.

“Saat ini kami masih menunggu intruksi dari Pusat,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar