Politik Pemerintahan

Kekuatan APBD Sumenep 2020 Turun Dibanding 2019

Sekretaris daerah Sumenep, Edy Rasyadi

Sumenep (beritajatim.com) – Tahun 2020 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep sebesar Rp 2,4 triliun. Angka tersebut mengalami penyusutan dibandingkan APBD 2019 yang mencapai Rp 2,5 triliun.

“Memang ada penurunan kekuatan APBD tahun 2020. Tetapi itu disebabkan karena bantuan dari APBD Provinsi belum diketahui. Sebab, saat ini APBD di Pemprov juga masih tahap pembahasan. Jadi angka tersebut belum final. Kekuatan APBD Sumenep masih bisa bertambah,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, Selasa (29/10/2019).

Dalam APBD 2020, belanja langsung di Kabupaten Sumenep diproyeksikan turun. Sementara belanja tidak langsung diproyeksikan naik dibanding tahun 2019.

Belanja langsung tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp 998.183.842.26. Anggaran tersebut mengalami penurunan 3,56 persen dibandingkan tahun 2019 yang dianggarkan sebesar Rp 1.035.061.966.368.

Sedangkan belanja tidak langsung tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp 1.719.502.397.357 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 160.616.957.326, setara dengan 10,30 persen dari tahun 2019 yang dianggarkan sebesar Rp 1.558.885.440.31.

“Prioritas penggunaan APBD tahun 2020 tidak ada perubahan dibandingkan tahun sebelumnya, yakni untuk infrastruktur. Sementara proyeksi anggaran antara kepulauan dan daratan tetap mengedepankan azas proporsional, yakni pada kisaran 40 persen untuk kepulauan dan 60 persen untuk daratan,” papar Edy. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar