Politik Pemerintahan

Kekeringan 5 Desa di Kabupaten Mojokerto, Ini Kata Wakil Bupati

Mojokerto (beritajatim.com) – Kesulitan air bersih yang dirasakan warga Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokert,  disebabkan karena kecilnya debit air pada tandon Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi.

“Tandon air Mojo Lamong milik Pemprov Jatim yang menjadi sumber air bersih bagi PDAM, sejauh ini belum efektif. Mungkin debit air di Mojolamong masih ada kendala. Tandon di sana punya provinsi, nanti kami bicarakan lagi,” ungkapnya, Kamis (18/7/2019).

Masih kata Wakil Bupati, pihaknya akan melihat lagi kondisi warga di Desa Simongagrok. Pemkab Mojokerto, lanjut Wakil Bupati, akan mendorong agar warga mau berlangganan PDAM. Pasalnya, ada subsidi khusus fakir miskin, ada prioritas dan CSR-nya masuk.

Selama ini, warga Simongagrok menggantungkan diri kepada pasokan air dari sumur Wslic (water and sanitation for low income communities) dan Pamsimas karena minimnya sumber air. Namun kedua sumur mengering sejak sebulan lalu. Sehingga saat ini warga bergantung pada bantuan air bersih dari Pemkab.

Sementara untuk mandi dan mencuci, warga terpaksa menggunakan air Sungai Pereng yang keruh. Sehingga warga ingin berlangganan PDAM agar setiap saat bisa mendapatkan pasokan air bersih dengan mudah karena jaringan pipa air telah terpasang di hampir semua rumah penduduk.

Krisis air bersih juga terjadi di tiga desa di Kecamatan Ngoro dan belum mendapatkan solusi dari Pemkab Mojokerto. Kekeringan rutin terjadi di tiga desa yang terletak di lereng Gunung Penanggungan yakni Desa Kunjorowesi, Kutogirang dan Manduro Manggung Gajah.

“Kunjorowesi tinggal tiga dusun atau dua dusun, sebenarnya Pamsimas sudah ada yang saya tarik hampir satu kilometer. Memang ada dusun yang di atas sendiri saya lupa namanya, itu harus kita carikan solusi terbaik,” katanya.

Krisis air bersih saat di Desa Simongagrok dialami 375 jiwa di Dusun Tempuran dan 825 jiwa di Dusun Ngagrok. Selain itu, krisis air bersih juga melanda 750 jiwa di Dusun Sekiping, Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong.

Sementara di lereng Gunung Penanggungan, Kecamatan Ngoro, krisis air bersih dialami 520 jiwa di Desa Kunjorowesi, 750 jiwa di Desa Manduro Manggung Gajah serta 750 jiwa di Desa Kutogirang. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar