Politik Pemerintahan

Kegelisahan Kaspin si Penjual Gorengan Dijawab dengan Bantuan Paket Sembako dari Cak Machfud

Surabaya – Bulan ramadhan biasanya menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat, salah satunya adalah penjual gorengan. Memang, biasanya gorengan adalah salah satu menu andalan yang wajib disajikan untuk berbuka puasa.
Tapi kenyataannya, bulan ramadhan tahun ini sedikit berbeda, pun dirasakan oleh Kaspin (46) salah seorang penjajah gorengan yang biasa mangkal di pinggiran jalan Sukomanunggal, Surabaya.
Kaspin menceritakan jika bulan puasa kali ini dirasa sangat tidak berpihak pada dirinya, ia mengaku, jika pendapatan dari gorengan miliknya sangat jauh dari harapan. Menurutnya, hal itu akibat adanya wabah Covid-19.
“Biasanya puasa seperti sekarang jualan gorengan itu sangat laku, tapi ya sejak adanya corona orang-orang pada takut untuk keluar, apalagi beli gorengan,” ujar Kaspin.
“Ditambah lagi dengan penerapan PSBB di Surabaya, makin sedikit saja orang yang beli,” tambahnya.
Menurut Kaspin, di tengah sulitnya ekonomi seperti sekarang ini, perlu adanya figur yang peduli dan mau membantu masyarakat yang membutuhkan seperti dirinya ini.
Rupanya, kegelisahan Kaspin dijawab oleh tokoh masyarakat asal Surabaya, yaitu Machfud Arifin atau biasa disapa dengan panggilan Cak Machfud, ia mengirimkan belasan ribu paket sembako untuk warga Surabaya. Kaspin adalah salah satu penerima bantuan paket sembako tersebut.
Kaspin yang kegelisahannya terjawab oleh bantuan sembako dari Cak Machfud mengaku sangat bahagia dan merasa berkurang beban hidupnya. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Cak Machfud.
“Terimakasih Pak Machfud, sudah begitu peduli kepada kami masyarakat kecil, saya pribadi sangat merasa terbantu atas paket sembako dari bapak, semoga Pak Machfud selalu dilindungi oleh Allah SWT,” ujar Kaspin. (hen/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar