Politik Pemerintahan

Kecurangan Pemilu, Puluhan Perempuan Geruduk KPU Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) –┬áPuluhan orang mengatasnamakan Barisan Perempuan Jatim Simpatik (BPJS) menggelar aksi di depan kantor KPU Kota Surabaya di Jalan Adityawarman. Dalam aksinya, mereka mendesak KPU agar berlaku adil dan tidak curang.

Dengan menggunakan mobil komando dan bendera kuning, massa menggelar berbagai poster dan spanduk yang mengecam KPU. Adapun isi berbagai spanduk dan berbagai poster itu antara lain:

“BPJS Barisan Perempuan Jatim Simpatik-Nasib Bangsa Indonesia dipertaruhkan”,

“544 Korban petugas KPU wafat”

“Usut tuntas Kejahatan Pemilu, Hentikan situng bobrok KPU”

“Sudah saatnya Keluarkan Kartu Merah”

“Kartu Merah untuk KPU”

“Kalian Baik Kami Baik, Kalian Jujur Kami Bersyukur, Kalian Curang Kami Perang”

“Jangan Sia-siakan nyawa para penyelenggara Pemilu”

Selain menggelar berbagai poster, massa yang didominasi perempuan itu juga menggelar orasi bergantian. Mereka menilai gelaran pemilu tidak adil dan penuh kecurangan oleh KPU.

“Saya atas nama rakyat Indonesia menyatakan bahwa keadilan Pemilu saat ini sungguh tidak adil. Maka dari itu kami akan mengatakan bahwa KPU mestinya tidak boleh berpihak,” kata seorang orator aksi Ida Sofi, Kamis (9/5/2019).

“Jangan sampai (KPU) menjadi jembatan untuk salah satu paslon di sini. Kami menyatakan bahwa ada kecurangan-kecurangan kemudian yang telah kita temukan di mana-mana. Pembakaran kotak suara di mana-mana, seperti di Kabupaten Padang dan lain-lain, C1 hilang, perubahan C, penggelembungan suara di mana-mana se-indonesia dan pembongkaran kotak suara,” teriak Ida dalam orasinya.

Sementara koordinator aksi BPJS Susi Susanti menjelaskan dalam aksi ini pihaknya ingin bertemu dengan perwakilan dari KPU Surabaya. Namun jika tidak ditemui, massa akan tetap bertahan di kantor KPU sampai maghrib tiba.

“Kalau bisa kita ingin bertemu dengan orang KPU. Kita ingin menyampaikan aspirasi kita. Tapi kalau tidak ditemui ya nggak apa-apa kita bertahan di sini nanti sampai maghrib sambil bagi-bagi takjil,” tandas Susi.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar