Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Keberangkatan Calon Jemaah Haji Sumenep Tunggu Keputusan Pemerintah

Kasi Haji dan Umroh Kemenag Sumenep, Innani Mukarromah (foto : Temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Sumenep tahun 2022 hingga saat ini masih belum ada kepastian, meski Pemerintah Arab Saudi telah membuka untuk ibadah Umroh, dan saat ini melakukan pelonggaran persyaratan masuk ke negara tersebut.

Kasi Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep Innani Mukarromah mengatakan, hingga hari ini, pihaknya belum mendapat kepastian dari pemerintah pusat tentang pelaksanaan ibadah haji 2022.

“Jadi mulai kuota yang kita terima, kemudian kepastian pemberangkatan, masih belum ada keputusan. Kami masih menunggu dari pemerintah pusat,” katanya, Jumat (22/04/2022).

Pemerintah Arab Saudi melalui General Authority of Civil Aviation (GACA) telah mengeluarkan regulasi terbaru tentang protokol kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Aturan baru itu membawa angin segar bagi calon jemaah haji dan umrah di seluruh dunia.

Surat edaran itu menetapkan bahwa Arab Saudi mencabut pelarangan masuk terhadap 7 (tujuh) negara di Afrika yang sebelumnya menjadi suspect penyebaran virus Covid-19. Selanjutnya disebutkan bahwa PPLN tidak lagi dipersyaratkan untuk menjalani karantina dan tidak lagi dipersyaratkan untuk menunjukkan bukti bebas dari virus Covid-19.

“Pelaksanaan ibadah haji ini bersifat nasional. Jadi kami yang di daerah ini hanya tinggal mengikuti keputusan pemerintah pusat. Apabila sudah ada kepastian keberangkatan dan kuota, pasti akan kami umumkan juga ke calon jemaah haji Sumenep,” ungkap Innani.

Sebelumnya, sebanyak 671 calon jemaah haji Kabupaten Sumenep gagal berangkat ke tanah suci tahun 2021. Pembatalan itu mengacu pada Keputusan Menteri Agama nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi. (tem/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar