Politik Pemerintahan

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Keberagaman di Indonesia Patut Disyukuri

Pamekasan (beritajatim.com) – Keberagaman dalam bingkai Bhinnika Tunggal Ika yang menjadi semboyan bangsa Indonesia, merupakan sebuah keniscayaan sekaligus anugerah besar yang patut disyukuri oleh seluruh elemen bangsa.

Hal itu disampaikan salah satu Tokoh Agama Pamekasan, KH Taufik Hasyim dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yang dilakukan anggota DPR RI Dapil XI Madura, MH Said Abdullah di Resto Al-Muna Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Minggu (6/12/2020).

“Keberagaman bangsa Indonesia dalam bingkai Bhinnika Tunggal Ika merupakan sebuah anugrah yang patut kita syukuri bersama, menjaga kebersamaan dengan saling menghargai satu sama yang lain merupakan sesuatu yang harus senantiasa kita pupuk bersama,” kata KH Taufik Hasyim.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar selalu bangga dengan status sebagai warga negera Indonesia. Sehingga tidak perlu lagi terpengaruh dengan beragam budaya lain, karena Indonesia sangat kaya dengan kultur dan budaya sendiri.

“Jadilah kita sebagai warga negara yang baik dengan tetap berbangga terhadap apa yang kita miliki saat ini. Karena kita sebagai bangsa yang besar dan kaya, sudah semestinya kita juga bangga dengan keberagaman yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, terdapat tiga elemen penting yang menjadi penunjang selain empat pilar kebangsaan di Indonesia. “Sedikitnya terdapat tiga kelompok penting yang memiliki pengaruh besar di Indonesia, yaitu kelompok religius, negarawan dan sosialis,” jelasnya.

“Jika tiga kelompok ini bersatu dan tetap solid dalam menyikapi beragam perbedaan yang ada, insya’ Allah Indonesia akan tetap solid dalam bingkai Kebhinnikaan yang selama ini menjadi semboyan bangsa Indonesia,” tegas tokoh yang juga menjabat sebagai Rektor STAIMU Panyepen Pamekasan.

Sementara Sekretaris PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi menilai sosialisasi 4 pilar bagi masyarakat sangat penting dilakukan sebagai upaya kembali mengingatkan generasi bangsa untuk selalu berpegang teguh pada pilar kebangsaan.

“Sosialisasi 4 pilar ini merupakan sesuatu yang sangat esensial dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga sangat penting untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan kebangsaan,” kata Nadi Mulyadi.

Sosialisasi 4 pilar kebangsaan tersebut, meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara kedaulatan, serta Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar