Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ke Banyuwangi, Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi dalam rangka Anugerah Desa Wisata Indonesia

Banyuwangi (beritajatim.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi dalam rangka Anugerah Desa Wisata Indonesia. Salah satu desa yang dikunjungi adalah Desa Wisata Tamansari, Kecamatan Licin yang juga masuk dalam nominasi 50 besar terbaik.

Seleksi dilakukan berdasarkan penilaian dewan kurator dengan menilai tujuh kategori penilaian klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data. Tujuh kriteria tersebut  penerapan CHSE (cleanliness, health, safety, and environmental sustainability), desa digital, souvenir (kuliner, fesyen, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, homestay dan toilet.

Sebagai apresiasi, Menteri Sandiaga Salahudin Uno datang langsung ke salah satu desa yang terletak di lereng Gunung Ijen ini. Salah satu lokasi yang didatangi yaitu, Wisata Sendang Seruni.

Di lokasi ini ada destinasi wisata alam yang menyuguhkan pemandangan danau kecil yang airnya cukup jernih. Air itu berasal dari sumber mata air di kaki Ijen.

Tak lupa, Sandiaga Uno juga menjadi pelopor wisata aman dan sehat. Penerapan protokol kesehatan Covid 19 di lokasi wisata menjadi kunci dibukanya pariwisata.

Menteri Sandi juga mengaplikasikan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk ke lokasi wisata. Pembayaran tiket di lokasi wisata juga menggunakan cashless untuk mengurangi interaksi langsung.

Sambutan secangkir susu segar dan kopi menghangatkan suasana. Ditambah, Sandi juga mempraktikkan gerakan sampah ditukar kopi di lokasi tersebut sebagai gerakan bebas sampah khususnya plastik.

Ada yang menarik, saat Menteri Sandi menyapa warga yang tak lain pedagang di lokasi wisata tersebut. Beberapa kecap, pemilik warung di pintu masuk wisata Sendang Seruni itu mengucap sepatah doa dan harapan.

“Terima kasih Pak Sandi, semoga wisata dibuka terus. Dan kami berharap semoga Pak Sandi jadi presiden,” ucap Siti seraya Sandi mengamini doa ibu itu.

Menteri Sandi juga sempat bercakap dengan pemilik warung. Dia menanyakan soal kondisi semasa pandemi.

“Gimana bu, sekarang ramai apa tidak?,”

Uci spontan menjawab dengan logat terbata-bata. “Sekarang agak sepi, kemarin malah sepi banget sudah satu tahun. Semoga ke depan bisa buka terus ya pak,” ungkap Uci.

“Ya tapi saya titip protokol kesehatan, dengan dibukanya wisata ini bisa mengembalikan roda ekonomi dan menambah kesejahteraan warga,” kata Sandi menimpali.

Sebelumnya pada 2017 lalu, Desa Tamansari, meraih penghargaan Desa Wisata Award dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) untuk kategori Desa Wisata Jejaring Bisnis.

Penghargaan tersebut diraih karena desa yang berada tepat di bawah kaki Gunung Ijen dinilai berhasil merintis pengembangan potensi wisata seperti homestay, kendaraan wisata, jasa guide serta beberapa usaha kecil menengah yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Ijen Lestari.

Desa Tamansari dinilai berhasil mengelola potensi pariwisata desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. (rin/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar