Politik Pemerintahan

Kaukus Perubahan, Kekuatan Penyeimbang Jember Tanpa Beban Masa Lalu

Jember (beritajatim.com) – Kaukus Perubahan di DPRD Jember, Jawa Timur, diitikadkan menjadi kekuatan penyeimbang bagi pemerintah daerah. Hal ini dikemukakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Jember Madini Farouq, Sabtu (20/7/2019).

“Yang dimaksud fungsi penyeimbang adalah mengoptimalkan fungsi kontrol yang dimiliki oleh legislatif, tanpa bayang-bayang beban persoalan di masa lalu. Ini agar tercipta good governance di Jember,” kata Madini.

Madini melihat kelemahan DPRD Jember periode 2014-2019 ada pada fungsi kontrol. “Yang dirasakan seolah-olah DPRD dalam posisi terpasung dan terbelenggu, sehingga tidak bisa leluasa untuk melakukan dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif,” katanya.

Kaukus Perubahan dideklarasikan tujuh partai di Rumah Makan Lestari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (19/7/2019).

Tujuh partai itu adalah PKS (6 kursi di DPRD Jember), PPP (5 kursi), PAN (2 kursi), Demokrat (2 kursi), Golkar (2 kursi), Perindo (2 kursi), dan Berkarya (1 kursi). Total mereka punya 20 kursi, lebih dari syarat 10 kursi untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati sendiri.

Tujuh partai itu kini masih merumuskan kriteria calon bupati untuk pemilihan kepala daerah Jember. “Tapi secara garis besar adalah orang yang mampu melakukan perubahan dan membawa Jember menjadi lebih baik,” kata Madini. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar