Politik Pemerintahan

Doa Tahun Baru 2020

Kaukus Pemuda Surabaya: Pemkot Lebih Dekat dengan Pemuda

Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang malam pergantian Tahun 2020, sejumlah komunitas pemuda yang tergabung dalam Kaukus Pemuda Surabaya menyelenggarakan Doa Bersama Pemuda Lintas Agama untuk menyambut Tahun Baru 2020, Rabu (31/12/2019) malam.

Dengan dihadiri oleh puluhan komunitas pemuda dan ratusan masyarakat Surabaya, untuk mengikuti Doa Bersama yang dilaksanakan sejak pukul 22.30 WIB. Sampai tepat pukul 00.00, selain doa bersama pemuda lintas agama juga mengisi dengan musik akustik, musikalisasi puisi, orasi dan ditutup dengan doa bersama acara berlangsung dengan penuh khidmat.

Dalam orasinya, Cak Seno yang merupakan tokoh Aliansi Pelajar Surabaya (APS) menyampaikan pesan yang penuh dengan harapan dan komitmen tahun 2020 Arek-Arek Suroboyo untuk dapat senantiasa ikut serta menjaga dan membangun kota melalui ide, kreativitas dan karya nyata melalui berbagai bidang karya.

Tidak hanya sampai di situ, hadir juga Ahmad Jazuli Ketua Umum Paramuda Nusantara juga menambahkan, dengan menimbang bonus demografi yang sedang dialami oleh Indonesia, Arek-arek Suroboyo diharapkan dapat turut ambil bagian dalam ikhtiar membangun negeri melalui pemberdayaan pemuda di berbagai sektor.

“Dan, diharapkan pemerintah bisa lebih dekat dengan komunitas, organisasi kepemudaan,” tambah pria yang akrab disapa Cak Djaz ini.

Miftahul Ulum mewakili Komunitas Hore menambahkan, apabila Pemerintah Kota Surabaya lebih peduli dengan pemuda, bisa diyakini Surabaya benar-benar bisa mewujudkan penuh karya anak muda, tentunya akan membantu tumbuhnya ekonomi kreatif.

Kaukus Pemuda Surabaya terdiri dari berbagai komunitas dan organisasi yang ada di Surabaya. Sebagai penggerak di antaranya Seno Bagaskoro (APS), Ahmad Jazuli (Cak Djaz/Paramuda Nusantara), Achmad Miftachul Ulum (Cak Ulum/Komunitas Hore), Nuryadi, Wahyu Aziz, Gilar Andika, Rahadian Bino, Mudhofar, Farid Zulkarnain, dan Mirzah.

Di penghujung acara juga terdapat panjatan doa dari pemuda lintas agama, agar Kota Surabaya terus menjadi kota yang aman, damai, toleran, guyub dan sejahtera. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar