Politik Pemerintahan

Kasus Kematian Menurun, Ini Fakta di Lapangan Walikota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus angka kematian menurun, menurut data untuk kasus kematian yang dimakamkan dengan standart protokol kesehatan masih sekitar 130 orang. Jumlah itu pun menurun selama PPKM Darurat dua pekan ini.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, jumlah tersebut sudah menurun hingga sekitar 50 per hari. Dari jumlah sebelumnya sebanyak 180 orang meninggal dimakamkan sesuai prokes di Surabaya.

“Kasus kematian dimakamkan sesuai prokes turun. Dari awal 180, 170 sekarang 120-130an. Jadi menurun 50an per hari,” ungkap Eri di Balai Kota, Rabu (21/7/2021).

Namun jumlah kematian yang dimakamkan secara prokes berbeda dengan data https://lawancovid-19.surabaya.go.id/ per Selasa, 20 Juli 2021 dengan angka kematian COVID-19 bertambah 5. Eri menjelaskan, jika yang ada di dalam lawancovid-19.go.id sudah dinyatakan positif Corona dan masuk data New All Record atau NAR.

“Tapi, warga Surabaya ada yang sakit ga segera periksa, diberikan obat flu. Setelah parah, setelah sesak nafas, ga kuat, baru ke puskesmas, telat ngasih oksigen, akhirnya meninggal dan tidak terdata dalam NAR atau covid. Karena apa? Karena belum swab antigen dia meninggal dulu,” jelasnya.

“Sehingga kenapa angka kematiannya lebih besar, tidak seperti laporan kematian di lawan covid,” tambahnya.

Ia berharap kepada warga Surabaya, jika sudah merasa sedikit sakit, flu, batuk, pilek untuk langsung ke puskesmas dan swab. Karena COVID-19 ini buka aib, tetapi penyakit yang bisa disembuhkan. “Kalau takut tidak mau diswab karena malu positif covid, akhirnya Surabaya nambah terus. Kapan ekonominya Surabaya bergerak,” ujarnya.

Eri juga mengajak seluruh warga Surabaya, dan seluruh elemen untuj bersemangat tinggi. Terlebih untuk seminggu ke depan harus bekerja sama dan bergotong royong agar kasus COVID-19 turun. “Surabaya nambah terus. Kapan ekonomi gerak. Ayo bareng Surabaya. Kita punya semangat yang sama. Seminggu ke depan bisa relaksasi, tanggal 26 Juli nanti,” pungkasnya. [way/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar