Politik Pemerintahan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Gresik Tetap Rancang New Normal

Gresik (beritajatim.com) – Kendati kasus Covid-19 masih tinggi dengan 193 orang yang terpapar positif, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto tetap merancang new normal sebelum pembatas sosial berskala besar (PSBB) jilid III akan berakhir. New normal yang bakal dirancang tetap mengkedepankan penegakkan protokol kesehatan (PPK).

“Nanti usulan ini segera disampaikan ke Gubernur Jatim mengenai gagasan pembatasan yang kami rancang berupa penegakan protokol kesehatan yang kita lakukan ini sebagai pengganti PSBB jilid III, kata Sambari, Jumat (5/06/2020).

Untuk merancang ini kata Sambari, pihaknya juga melibatkan anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik, Kemenag, kantor perwakilan perusahaan serta organisasi masyarakat.

“Soal penegakan protokol kesehatan yang akan diberlakukan. Saya meminta kesepakatan melalui pakta integritas dari semuanya. Termasuk dari Dewan Masjid, Kementerian Agama serta seluruh perwakilan perusahaan yang ada di Gresik,” ungkapnya.

Sebelumnya, terkait akan diberlakukannnya new normal ditengah pandemi Covid-19. Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik akan mensosialisasikan kepada pengurus , atau takmir di 2.207 masjid se-Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko menyatakan pihaknya siap mendukung new normal dengen tetap mengekedepankan penegakkan protokol kesehatan (PPK). “Secara bertahap pemberlakuan new normal segera dibuka. Masjid dan tempat ibadah lebih dahulu dibuka dan sekolah dibuka setelah semuanya siap, hal ini untuk melindungi generasi bangsa,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar