Politik Pemerintahan

PPKM Darurat

Kapolresta Mojokerto Borong Dagangan PKL Sekaligus Bagikan Bansos

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan memberikan himbauan kepada para PKL. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Kapolresta Mojokerto bersama Pejabat Utama (PJU) menyisir sepanjang jalan di Kota Mojokerto memberikan himbauan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Patroli malam minggu tersebut dalam rangka memastikan berlangsungnya PPKM Darurat.

Dalam patroli malam minggu tersebut, Kapolresta memberikan bantuan sosial (bansos) kepada PKL yang terdampak Covid-19 di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Kapolresta juga memborong dagangan PKL yang belum habis, seperti kue basah yang muda basi. Putu, kedelai rebus, jagung rebus dan kacang rebus di sepanjang rute yang dilalui.

Mulai dari Jalan Bhayangkara, Jalan PB Sudirman, Jalan A Yani, Jalan Veteran depan kantor PMI Kota Mojokerto. Himbauan ke pada PKL tersebut terkait PPKM Darurat yakni aktivitas perdagangan ditutup mulai pukul 20.00 WIB. Para PKL dihimbau untuk tidak melakukan kegiatan perdagangan di atas pukul 20.00 WIB.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan memberikan himbauan kepada para PKL. [Foto: istimewa]
“Sehingga mereka yang masih belum menyelesaikan perdagangannya kita datangi, kita berikan pemahaman karena kebijakan PPKM Darurat memang berdampak bagi mereka. Mereka yang melakukan kegiatan ekonomi mikro, silahkan melakukan kegiatan tapi dengan aturan yang ditetapkan,” ungkap Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Yakni tidak boleh makan di tempat, hanya melayani bungkus dan jam beroperasi sesuai yang sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan pemerintah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolrsta juga membagikan bansos kepada para PKL yang masuk dalam masyarakat terdampak Covid-19.

“Mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB PJU (Penerapan Jalan Umum) dimatikan, saya minta untuk ditaati supaya pandemi Covid-19 ini bisa kita putus dari sunia, sebagai bentuk ikhtiar kita” tegasnya. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar