Politik Pemerintahan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Kapolres Pamekasan Instruksikan Jajaran Pantau Giat TKI

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari menginstruksikan semua personil di instansi yang dipimpinnya, agar selalu mengawasi kegiatan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari luar negeri.

Instruksi tersebut dikhususkan bagi para personil yang bertugas di Polsek Jajaran yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, khususnya para Babinkamtibmas yang bertugas di wilayah lumbung TKI yang sudah tiba di Pamekasan, terlebih dengan adanya pandemi Covid-19.

“Sesuai ketentuan, mereka (para TKI) harus menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari kedepan sesuai dengan protokol kesehatan. Mereka harus menahan diri demi mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah Covid-19,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, Senin (4/5/2020).

Instruksi tersebut sebagai langkah proaktif dalam melakukan sektor pengawasan, sekaligus memberikan penyuluhan pentingnya mengikuti prosedur kesehatan yang ditetapkan pemerintah. “Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19, apalagi mereka termasuk orang yang rentan terpapar dan masuk status orang dalam risiko (ODR),” ungkapnya.

Untuk diketahui, terdata sebanyak 36 TKI tiba di Terminal Ronggosukowati, Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Kamis (30/4/2020) lalu. Mereka tersebar di sejumlah kecamatan di Pamekasan, di antaranya Batumarmar, Pakong, Proppo dan Tlanakan.

Bahkan saat para buruh migran tiba di Pamekasan, para petugas gabungan dari Tim Satgas Covid-19 Pamekasan juga harus menjalani protokol kesehatan. Di antaranya dengan melalui proses pemeriksaan kesehatan hingga penyemprotan cairan disinfektan, termasuk untuk barang bawaan mereka.

Berdasar update peta sebaran Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 1.622 orang dengan status ODR, serta sebanyak 20 warga dengan status Orang Dalam Pantauan alias ODP. Enam orang terdata sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang tengah menjalani perawatan, sedangkan empat PDP lainnya dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19.

Sementara untuk pasien positif Covid-19, terdata sebanyak 10 orang. Dari total jumlah tersebut, terdata sebanyak lima orang masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan. Empat orang dinyatakan sembuh berdasar hasil swab Litbangkes Kemenkes RI, serta satu orang meninggal dunia. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar