Politik Pemerintahan

Kapolres Gresik Kukuhkan 5 Dai Kamtibmas

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 5 orang dikukuhkan menjadi dai kamtibmas oleh Kapolres Gresik. Keberadaan dai dinilai sangat penting untuk mengajak masyarakat turut serta menjaga keamanan dan ketertiban pasca perhelatan Pilkada Gresik.

Kapolres AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pasca pesta demokrasi pemilihan kepala daerah pihaknya meminta dukungan tokoh agama dan kiai menyampaikan pesan-pesan kamtibmas melalui jalur dakwah.

“Saat ini banyak terjadi intoleransi umat beragama. Sehingga, ke depan kami memohon kepada para kiai serta ulama untuk senantiasa menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing,” katanya, Selasa (22/12/2020).

Arief juga mengapresiasi kepada masyarakat. Pasalnya, saat pelaksanaan Pilkada Gresik 9 Desember 2020 lalu berjalan aman dan kondusif tanpa ada gejolak.

Sementara Ketua Dai Kamtibmas KH.Chusnan Ali menyatakan, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan bentuk tanggungjawab dari aparat Kepolisian. Namun, hal itu tidak lepas dari para kiai serta ulama. Sebab, agama lebih dipentingkan mencegah perbuatan mungkar.

“Jika keimanan masyarakat semakin tangguh. Insya Allah hal tersebut menjadi korelasi. Dimana, masyarakat aman dan sehat di tengah pandemi Covid-19 belum berakhir,” ungkapnya.

Pengukuhan dai kamtibmas itu dihadiri Kapolres Gresik, Ketua PCNU Gresik, Kasdim 0817, Ketua LDII Gresik, Ketua MUI, dan Ketua PD Muhammadiyah Gresik. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar