Politik Pemerintahan

Persiapan Pengaman Pilkada

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya Kunjungi Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Untuk melihat kesiapan persiapan pengamanan pelaksanaan Pilkada serentak di tengah Pandemi Covid-19, Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol. M. Fadil Imran, melakukan silaturahmi dan kunjungan kerja ke Polres Tuban, Senin (9/11/2020).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim juga bersama-sama dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I. N.G. Sudihartawan. Hal tersebut sebagai bentuk sinergitas TNI Polri dalam rangka persiapan Pengamanan Pilkada 2020.

Kunjungan tersebut disambut oleh Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, Bupati Tuban H Fathul Huda, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, dan juga Kapolsek jajaran, Danramil Jajaran. Dalam kesempatan itu, Kapolres Tuban memberikan paparan terkait situasi wilayah hukum Polres Tuban saat ini yang masih tetap aman dan kondusif menhadapi Pilkada.

Polres Tuban juga siap menerjunkan personel sebanyak 590 personil dibantu TNI 391 personil Satpol PP 71 personil dan Linmas 6.270 personil dalam pengamanan pelaksanaan Pilkada Tuban 2020 beserta sarana dan prasarananya.

Setelah mendengarkan paparan dari Kapolres Tuban, Kapolda kemudian memberikan arahan kepada para anggota Polres Tuban yang ikut dalam kegiatan itu meski melalui virtual. Kapolda Jatim menekankan kepada anggotanya serta jajaran TNI agar peka dengan situasi sosial maupun situasi politik yang berkembang saat ini menjelang pelaksanaan Pilkada serentak.

Diteksi dini dan fungsi intelejen harus berjalan, sehingga setiap permasalah yang terjadi cepat diselesaikan dan teratasi. “Jangan sampai ada peristiwa atau masalah yang tidak bisa kita antisipasi, satu bulan kedepan kuping kita harus kita korek, mata kita tiap hari harus melotot, deteksi dini dan fungsi intelejen harus berjalan dengan baik sehingga setiap permasalahan bisa kita atasi,” tegas Irjen Pol. M. Fadil Imran.

Menurut Kapolda, yang menjadi tolak ukur keberhasilan dalam pengamanan Pilkada serentak kedepan bukan seberapa besar mampu menyelesaikan perkara yang terjadi, maupun menangkap serta mengungkap pelaku kejahatan atau pelaku kerusuhan. Namun menjadi ukuran adalah seberapa mampu mencegah hal-hal tersebut supaya tidak terjadi.

“Tujuan saya kesini untuk memantau langsung kondisi covid-19, selain itu juga soal pengamanan saat akan dilaksanakan Pilkada serentak di kabupaten Tuban,” sambungnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menyatakan bahwa pihaknya menekankan kepada anggotanya untuk menjaga netralitas saat pilkada berlangsung. Jangan sampai jajaran TNI ikut dalam politik praktis saat Pilkada serentak yang berlangsung pada 9 Desember 2020.

“Saya minta kepada seluruh jajaran baik di Kodim maupun Koramil, untuk menjaga netralitas saat pilkada. Jangan sampai anggota ikut menjadi bagian dari kontestasi politik Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020,” ucap Mayjen TNI Suharyanto.

Selain memberikan pengarahan, dalam kunjungan kerja itu, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya serta Pangkoarmada II juga membagikan masker secara simbolis. Pembagian masker yang totalnya 22.500 lembar itu secara simbolis diserahkan kepada Kapolres Tuban dan juga Dandim 0811. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar