Politik Pemerintahan

Kapan PSBB Diberlakukan di Surabaya? Ini Jawaban Khofifah

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepala daerah di wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan) menyiapkan langkah konkret pencegahan dan penghentian penyebaran virus corona (Covid-19). Hal ini sebelum diajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat, melalui Pemprov Jatim.

Update persebaran virus Corona di Jawa Timur yang terkonfirmasi positif sebanyak 474 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1498 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 14931 orang. Dari jumlah tersebut, Kota Surabaya menempati urutan terbanyak positif corona sebanyak 228 orang. PDP 536 orang dan ODP 1.447 orang.

Sedangkan, Sidoarjo ada 45 pasien positif corona, 104 orang PDP dan 463 ODP. Untuk Gresik sebanyak 18 orang positif, 85 orang PDP dan 1.058 orang ODP. Sementara Lamongan positif corona 25 orang, PDP 103 orang dan ODP 247 orang.

Gubernur Khofifah menyebutkan keempat daerah itu sebagai wilayah Surabaya Raya. Apakah gubernur mendorong keempat daerah untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)?

“Kita lihat angka di Surabaya 228 positif. Kita sedang meminta untuk mendapatkan detail plan langkah pencegahan dan penghentian penularan Covid-19 secara terukur,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/4/2020).

“Kita menunggu langkah-langkah terukur dari Surabaya Raya, apakah Surabaya, apakah Sidoarjo, apakah Gresik, apakah Lamongan seperti apa,” tuturnya.

Khofifah mengatakan, telah mendapatkan informasi keempat daerah tersebut sedang melakukan konsolidasi gugus tugas penanganan Covid-19. “Untuk melakukan langkah-langkah yang signifikan, yang terukur bahwa langkah terukur dan signifikan bisa memberikan pencegahan dan penghentian penularan penyakit Covid-19,” ujarnya.

“Kita tunggu, mudah-mudahan malam ini atau besok dapat updatenya. Kita minta adalah langkah-langkah pencegahan, penghentian penularan penyakit COVID-19 secara terukur dan signifikan,” imbuhnya.

Dengan perkembangan persebaran corona tersebut, Gubernur Khofifah meminta masyarakat untuk tetap menjaga kesehatannya, jaga jarak dan tidak keluar rumah, jika tidak ada urusan yang sangat urgen. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar