Politik Pemerintahan

Kanang Ditunjuk Jadi Plt Ketua PDIP Kabupaten Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Penunjukan Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Timur ini dilakukan, paska pengunduran diri Ir. H. Sutrisno dari Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri.

“Ini hanya sementara. Saya hanya Plt dan pasti akan dilakukan difinitif. Tugas saya adalah menyelesaikan permasalahan dalam waktu dekat. Dalam waktu 4 bulan saya bersama bu Reni diserahi tugas untuk memperisapkan siapa yang cocok menggantikan pak Tris,” kata pria yang biasa disapa Kanang ini di Kantor DPC PDIP Kabupaten Kediri, Jumat (3/1/2020).

Paska ditinggal Sutrisno, Kanang menyebut PDIP Kabupaten Kediri seperti seekor ayam yang kehilangan induknya. Namun, setelah ia masuk ke ruang kantor DPC PDI Kabupaten Kediri hari ini, tampak semangat dari para pengurus partai kembali.

Dijelaskan Kanang, diawal masa tugasnya sebagai Plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri, pihaknya melakukan beberapa langkah. Pertama melakukan konsolidasi awal dengan para pengurus DPC. Pertemuan tersebut akan dilanjutkan dengan struktur partai tingkat PAC, Ranting, hingga Anak Ranting.

Tugas lain yang akan dijalankan Kanang adalah meminta pertanggung jawaban dari Sutrisno. Laporan pertanggung jawaban (Lpj) yang kini belum diterima partai, mulai dari bulan Agustus hingga Desember 2019 kemarin.

“Pertanggung jawaban untuk pereode lalu sudah selesai. Yang pertanggung jawaban antara Agustus sampai Desember perlu kita gali lagi, karena ini baru surat pengunduran diri saja. Ada beberapa hal yang kita catat untuk kita klarifikasi kepada pak Tris. Hal – hal yang belum terselesaikan, harus segera diselesaikan,” ungkap Kanang.

“Idealnya, serah terima antara pak Tris dengan saya harus ada pertanggungjawaban. Aset apa saja yang dimiliki DPC, ada beberapa catatan yang harus diklarifikasi,” tambahnya.

Sebelumnya, Sutrisno mengundurkan diri dari Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri. Mantan Bupati Kediri dua pereode ini mengaku menginginkan ada proses regenerasi di tubuh partainya. Dirinya menampik isu yang berkembang bahwa mundur karena kecewa tak dapat rekomendasi DPP untuk calon yang diusungnya.

“Hal ini karena mengingat perlu adanya regenerasi,” aku Sutrisno saat jumpa pers di Wisma Tamu, 26 Desember 2019.

Pengunduran diri tersebut, kata Sutrisno, tidak meninggalkan catatan buruk bagi partainya. Sebab, saat ini PDIP dalam kondisi yang baik. Termasuk mencatatkan diri sebagai peraih suara terbanyak dalam pemilu selama dua kali berturut-turut.

“Bahkan dalam pilihan presiden kemarin presentasinya tertinggi kedua di Jatim,” ucapnya. Terkait isu pengunduran dirinya karena minimnya peluang rekomendasi DPP kepada jagonya dalam Pilihan Bupati Kediri 2020, Sutrisno membantah. Dia menegaskan bahwa DPP masih mempertimbangkan siapa calon terbaik. [nng/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar