Politik Pemerintahan

Kali Pertama, Pemprov Jatim Terima CPNS Lulusan STAN

Sekdaprov Heru Tjahjono memberikan pengarahan kepada 38 Alumni PKN-STAN di Kantor BKD Provinsi Jatim, Kamis (18/2/2021)

Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jatim kembali mendapat tambahan energi berupa personel CPNS yang berasal dari lulusan Politeknik Keuangan Negara-Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN). Penempatan lulusan STAN di Pemprov Jatim ini merupakan pertama kalinya dilakukan Kementerian Keuangan.

Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono mengatakan, sebanyak 38 lulusan STAN ditempatkan Kemenkeu di Pemprov Jatim. Hal ini patut diapresiasi karena kebijakan ini pertama kalinya diberlakukan untuk Pemprov.

“Tahun ini adalah pertama kalinya lulusan STAN ditempatkan tidak hanya di Kementerian Keuangan, melainkan juga di Pemprov Jatim,” kata Heru usai melakukan penyerahan SK CPNS Pemprov Jatim Formasi Sekolah Kedinasan Alumni PKN-STAN di Kantor BKD Provinsi Jatim, Kamis (18/2/2021).

Mantan Bupati Tulungagung dua periode tersebut berharap, penempatan alumni PKN-STAN ini diharapkan dapat terus diberikan Kementerian Keuangan. Jika tahun ini hanya 38 personel, tahun depan diharapkannya bisa mendapatkan alokasi 55 personel dari lulusan PKN-STAN.

“Lulusan STAN ini kami yakin akan kualitasnya. Karena mereka telah terseleksi sejak masuk awal pendidikan dan telah melewati masa studi yang berkualitas selama tiga tahun,” ungkap Heru yang akrab disapa Pak Carik tersebut.

Dari 38 CPNS yang diterima Pemprov, Pak Carik menyebut ada enam CPNS kelahiran tahun 2000. Artinya, mereka saat ini masih berusia 21 tahun, sehingga akan memiliki masa kerja yang cukup lama. “Enam orang CPNS ini akan memiliki masa kerja sampai 37 tahun jika pensiun di usia 58 tahun. Kita sangat berharap dengan adanya CPNS lulusan STAN ini akan menjadi suntikan energi bagi semangat bagi aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Jatim Nurkholis menambahkan, 38 CPNS lulusan PKN-STAN akan ditempatkan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim sebanyak 19 orang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebanyak 17 orang, satu orang di Biro Organisasi dan satu orang di Dinas PU Bina Marga.

“Kenapa hanya 38 CPNS? Karena mereka yang memilih sendiri untuk ditempatkan di Pemprov Jatim. Selama ini STAN hanya di kementerian lembaga, baru pertama ini lulusan STAN ditempatkan di Pemda,” ujar Nurkholis.

Penempatan lulusan STAN ini sebelumnya juga telah dilakukan MoU antara Gubernur Khofifah Indar Parawansa dengan Kementerian Keuangan. “Karena memang kita membutuhkan tenaga mereka di Pemprov Jatim,” pungkasnya. [tok/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar