Politik Pemerintahan

Dari Surabaya, Ratusan Massa Musisi Jalanan Dukung Revisi UU KPK

Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan massa pendukung Revisi UU KPK melakukan longmarch dari depan Stasiun Gubeng hingga depan Monumen Kapal Selam (Monkasel) Jalan Pemuda Surabaya, Jumat (13/9/2019). Mereka berasal dari Paguyuban Musik Jalanan dan Pengamen Surabaya.

Koorlap Aksi, Ircham kepada wartawan mengatakan, pihaknya mendukung penuh revisi UU KPK untuk KPK yang lebih tegas, berintegritas dan profesional dalam pemberantasan korupsi.

“Revisi UU KPK itu bukan untuk melemahkan, namun justru menguatkan KPK. Tindak pidana korupsi di Indonesia sudah mengakar dan menyebar luas di masyarakat. Setiap tahunnya kasus korupsi terus meningkat dan berkembang,” tegasnya.

Dalam aksinya, massa musisi jalanan itu menyanyikan beberapa lagu milik Iwan Fals seperti Wakil Rakyat dan Sugali. Ada juga lagu Kebyar-kebyar milik Alm Gombloh. Mereka juga membawa sejumlah spanduk berisi dukungan revisi UU KPK. Seperti ‘Perkuat KPK Dengan Revisi UU KPK’, ‘Dukung Revisi UU KPK, Jangan Takut Dengan Perubahan untuk Jadi Lebih Baik’ hingga ‘KPK Butuh Pengawas Rek!!! Dukung Revisi UU KPK’.

Selain itu, Ircham menilai kinerja KPK selama ini kurang efektif dan cenderung menurun. Ini karena lemahnya koordinasi antarlini penegak hukum yang menyebabkan terjadinya pelanggaran kode etik.

“Dengan┬árevisi UU KPK, maka KPK dapat menyusun jaringan kerja (networking) yang kuat, dan memperlakukan institusi yang ada sebagai counter partner,” tukasnya.

Selain itu, Ircham menyebut revisi UU 30/2002 yang sudah berusia 17 tahun dinilai akan membuat KPK lebih kuat, tegas, dan lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. Untuk itu, Ircham menilai KPK memang membutuhkan badan yang mengawasi kinerjanya.

“KPK harus independen, jangan bermain politik praktis. KPK bukan malaikat, KPK bukan LSM. Sehingga harus ada lembaga untuk mengawasi kinerja KPK,” pungkasnya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar