Politik Pemerintahan

Kala Pandemi, Gus Hans Sebut Peran Whisnu Sakti Dibutuhkan Masyarakat Surabaya

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana

Surabaya (beritajatim.com) – Kondisi Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang tengah menjalani karantina mandiri usai mengunjungi warga Kedung Turi menjadi perhatian Kiai karismatik muda, KH Zahrul Azhar Asad atau yang akrab disapa Gus Hans. Ia mendoakan agar Whisnu Sakti baik-baik saja.

Menurut Gus Hans, jajaran pemerintahan Wali Kota Risma maupun masyarakat Surabaya saat ini sangat membutuhkan kehadiran sosok Whisnu Sakti Buana. “Saya berdoa semoga pak Wisnu lekas bisa beraktivitas lagi karena masyarakat Surabaya masih membutuhkan kiprah dan langkahnya untuk membantu bu Risma dalam menyelesaikan masalah pandemi ini , saya melihat wawancara Pak Wawali di sebuah televisi swasta nasional tampak menjelaskan dengan jelas serta santai/ kalem mudah dicerna. Ini yang diharapkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kejadian yang dialami oleh Whisnu Sakti, menurut Gus Hans juga harus menjadi perhatian khusus. “Kejadian ini bisa menjadi koreksi buat protokol pemkot tentang keselamatan para pimpinannya. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Surabaya, sekaligus Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana meninjau langsung kondisi warga Kedung Turi, Kelurahan Kedungdoro Kecamatan Tegalsari Surabaya. Peninjauan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi real 15 warga usai menjalani masa karantina di sebuah hotel di Surabaya.

Dari hasil temuan Wawali Whisnu, banyak warga karantina mengeluh dan melaporkan tidak adanya pendampingan tenaga perawat, selimut, hingga vitamin dan makanan membuat raut muka orang nomor dua di Pemkot Surabaya ini terkejut. “Saya jadi tahu ternyata kondisinya seperti itu. Karena laporan yang sampai ke kami yang bagus-bagus saja. Ini temuan dilapangan,” terang Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Rasa terkejut WS tidak sampai disitu. Sebab, dari 15 warga yang mulanya dinyatakan negatif corona, ternyata diralat oleh Pihak Puskesmas Kedungdoro setelah kunjungan WS. Lima diantara warga tersebut kembali dinyatakan positif. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar