Politik Pemerintahan

Kajari Jember: Asal-Muasal Dana Bansos dan Penyalurannya Harus Dibuka

Jember (beritajatim.com) – Kepala Kejaksaan Negeri Jember Prima Idwan Mariza meminta kepada pemerintah daerah setempat agar transparan dalam mengelola anggaran bantuan sosial selama wabah Covid-19.

“Tolong transparan, terbuka kepada masyarakat. Tunjuk satu humas (untuk menjelaskan) uang dari mana, penyaluran begini. Kemarin kepada orang Bagian Hukum dan Inspektorat saya bilang, ini harus jelas penyalurannya. Masyarakat harus tahu dipakai buat apa dari mana sumbernya,” kata Prima, Sabtu (16/5/2020).

“Saya setiap pertemuan selalu bilang: ini dana Rp 479 miliar dari mana saja. APBD-nya yang mana, APBN-nya yang mana, harus dibuka. Tidak ada yang berani jawab,” kata Prima.

Dengan transparansi anggaran, kecurigaan di masyarakat tak akan muncul. “Harus jelas, uang APBN yang mana, uang APBD yang mana, bantuan misal dari sponsor atau hibah, harus jelas. Kalau tidak, nanti kita tinggal monitor saja, di mana penyimpangannya. Jangan main-main,” kata Prima.

Kejaksaan Negeri Jember sudah membentuk satuan tugas untuk memantau jalannya realisasi dana bantuan sosial, yang terdiri atas Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Pidana Khusus, dan Kepala Seksi Pidana Umum. “Itu memang perintah pimpinan kami,” kata Prima.

Sejak awal, Pemkab Jember memang melansir kepada masyarakat bahwa anggaran penanganan Covid-19 mencapai Rp 479 miliar. Saat ini Pemerintah Kabupaten Jember sedang merealisasikan sejumlah dana bantuan sosial.

Prima mengatakan tak ada pendampingan dari kejaksaan dalam proses realisasi itu. Namun dia memang meminta kepada Bagian Hukum dan Inspektorat Pemkab Jember agar asal- muasal sumber pendanaan harus jelas. “Saya tidak mau main di ranah politik. Kalau aturan ada, uangnya mengalir, aturan hukumnya benar ya benar,” katanya.

“Ranah saya hukum. Kalau ada yang salah, aturan yang dilanggar yang mana, kami luruskan. Kalau tidak bisa diluruskan, baru upaya terakhir. Saya simpel saja,” kata Prima. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar