Politik Pemerintahan

Kadinsos Jatim: Santunan Kematian Covid-19 Segera Cair Sebelum Lebaran

Surabaya (beritajatim.com) – Santunan kematian untuk ahli waris pasien yang meninggal karena Covid-19 dinilai belum jelas. Hingga saat ini, Pemprov Jawa Timur belum mengeluarkan kebijakan resmi tentang rencana tersebut. Karena itu, pemerintah daerah juga tak bisa melangkah lebih jauh.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Hery Dwi Sujatmiko mengatakan, dirinya belum berani mengusulkan keluarga pasien yang meninggal karena Covid-19 untuk dapat bantuan. Sebab, sejauh ini, belum ada kebijakan yang mengatur santunan kematian tersebut. “Sepanjang belum ada juknis sebagai pedoman, kami tidak bisa mengusulkan,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim, M Alwi memastikan dalam waktu dekat santunan sebesar Rp 5 juta untuk ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal segera dicairkan. Yang menjadi prioritas adalah mereka yang sudah mengajukan ke Kementerian Sosial sebanyak 2.144 orang.

“Kami masih proses hingga saat ini. Semoga mudah-mudahan 3-4 hari ke depan segera cair dan masuk ke rekening. Tinggal proses administrasi saja. Ini PR saya untuk segera menyelesaikan. Paling lambat sebelum lebaran sudah cair. Jadi, nggak benar kalau ini dibiarkan atau dilupakan, kita masih bekerja, masih on the track,” kata Alwi kepada beritajatim.com di kantornya, Selasa (27/4/2021).

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa telah menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 460/5026/107.4.07/2021 perihal Pemberian Santunan Korban Meninggal Dunia Akibat Terinfeksi Covid-19 kepada bupati/walikota se-Jatim pada 12 Maret 2021.

“Sehubungan adanya kebijakan penghentian pemberian santunan kematian korban meninggal akibat Covid-19 sebagaimana tertuang dalam surat dari Kementerian Sosial RI Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang menimbulkan perasaan kecewa bagi ahli waris korban, maka berkaitan dengan hal tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan santunan bagi masyarakat Jawa Timur yang meninggal dunia akibat Covid-19 sebesar Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah) yang akan diberikan kepada ahli waris korban,” berikut bunyi SE Gubernur Jatim soal santunan korban meninggal.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim, M Alwi kepada beritajatim.com di kantornya, Rabu (17/3/2021) mengatakan, jumlah ahli waris yang sudah mengajukan ke Kementerian Sosial sebanyak 2.144 orang akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk diproses mendapatkan santunan.

“Prioritas pertama bagi yang telah mengajukan permohonan ke Kementerian Sosial. Setelah tahap pertama santunan kematian bagi 2.144 orang ahli waris selesai, maka dilanjutkan dengan ahli waris lainnya dengan memperhatikan ketersediaan anggaran di APBD Jatim,” kata Alwi dengan menjelaskan jumlah keseluruhan warga Jatim yang meninggal akibat Covid-19 sudah mencapai 9 ribu orang lebih.

Pihaknya berharap kepada bupati/walikota paling lambat 31 Maret 2021 agar segera mengajukan permohonan pemberian santunan bagi korban meninggal dunia akibat Covid-19 kepada Gubernur Jatim Cq. Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Yakni, dengan melengkapi syarat-syarat surat keterangan meninggal Covid-19 dari RS/Puskesmas/Dinas Kesehatan, Surat Keterangan Ahli Waris, Fotocopy Kartu Keluarga Korban dan Ahli Waris, serta Fotocopy Rekening Tabungan yang aktif atas nama Ahli Waris yang ditunjuk. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar