Politik Pemerintahan

Kabupaten Mojokerto Zona Kuning Persebaran Covid-19

Peta sebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Berdasarkan peta epidemilogi Covid-19 per hari Senin (1/2/2021) lalu, status Kabupaten Mojokerto zona kuning (risiko rendah sebaran Covid-19). Meski berada di zona kuning, namun Operasi Yustisi dan penegakan protokol kesehatan terus dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, Dr Sujadmiko mengatakan, Kabupaten Mojokerto terus melaksanakan vaksinasi dibarengi Operasi Yustisi. “Kita juga konsisten untuk sosialisasi ke masyarakat melalui faskes-faskes seperti puskesmas,” ungkapnya, Rabu (3/2/2021).

Masih kata mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, Dinkes terus mendorong semua untuk terus menerapkan 3M demi tegaknya protokol kesehatan. Meski saat ini berstatus risiko rendah, lanjut Dr Jat (sapaan akrab, red), tetap menekankan agar kewaspadaan harus terus ada. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak lenggah.

“Meskipun zona kita mengalami perbaikan (tingkat penularan mulai turun), kita tetap harus waspada. Memang kita telah mulai vaksinasi, mereka yang menerima punya kekebalan. Namun, kekebalan maksimal di dalam tubuh itu perlu waktu. Dibutuhkan pula booster yakni suntikan vaksin ke-dua setelah 14 hari dari suntikan pertama,” katanya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Pungkasiadi berpesan, agar semua pihak terus bekerjasama dalam upaya penanggulangan Covid-19. Selain Pemerintah Daerah bersama TNI dan Polri, masyarakat juga diminta untuk taat semua regulasi demi mengatasi pandemi secepatnya.

“Di situasi seperti ini, yang harus kita lakukan adalah terus berupaya, berikhtiar dan berdoa. Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama TNI, Polri, juga masyarakat, harus terus bersinergi agar pandemi ini segera tuntas,” tuturnya. [tin]



Apa Reaksi Anda?

Komentar