Politik Pemerintahan

Jumlah Pemilih Tahun Ini Lebih Sedikit Dibandingkan Pilkada Jember 2015

KPU Jember saar rapat pleno DPT Pilkada 2020

Jember (beritajatim.com) – Jumlah pemilih terdaftar dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini lebih sedikit dibandingkan pilkada lima tahun sebelumnya. Demikian hasil sidang pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) yang digelar Komisi Pemilihan Umum Jember, di Hotel Royal, Kamis (15/10/2020).

Tercatat, dalam pilkada kali ini ada 1.825.386 warga Jember yang punya hak pilih. Sementara pada 2015, jumlah DPT mencapai 1.892.345 orang. Ini artinya ada 66.959 pemilih yang terhapus dari DPT dan setara dengan jumlah penduduk satu kecamatan di Jember. Sekadar catatan, ada sebelas kecamatan yang masing-masing penduduknya berjumlah di bawah 66 ribu orang.

“Kami tidak tahu (faktor) penurunan ini. Bisa jadi ini karena akurasi data yang lebih valid, karena semua dokumen dari DP4 didapatkan dari pemerintah yang sudah dilakukan verifikasi secara komprehensif,” kata Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in.

Kendati jumlah pemilih mengalami penurunan, ternyata jumlah tempat pemungutan suara (TPS) bertambah dibandingkan pilkada lima tahun sebelumnya, dari 4.347 menjadi 4.752 lokasi. Penambahan ini terkait dengan penurunan batasan maksimal jumlah pemilih di setiap TPS dari 800 orang menjadi 500 orang, karena adanya pandemi Covid-19. “Terkait pemilih yang memenuni syarat dan belum masuk DPT, bisa dimasukkan dengan menunjukkan KTP dan kartu keluarga,” kata Sya’in.

KPU Jember menargetkan angka partisipasi mencapai 77,5 persen dari jumlah pemilih di DPT. “Kalau ada pemilih yang menggunakan hak pilih di rumah sakit, bisa menggunakan form A5 atau pindah pilih,” kata Syai’in. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar