Politik Pemerintahan

Jumlah ODR Sumenep Terus Bertambah, Bupati Kembali Imbau Perantau Tak Pulang Kampung

Sumenep (beritajatim.com) – Jumlah Orang Dengan Resiko (ODR) di Kabupaten Sumenep setiap hari terus bertambah. Angka pertambahan ODR di Sumenep cukup cepat. Dalam satu hari, terdata kenaikan ODR hampir seribu orang.

Berdasarkan data peta sebaran Covid-19 yang dirilis Pemkab Sumenep, hingga Jumat (10/04/2020), jumlah ODR mencapai 20.048 orang. Sementara sehari sebelumnya, yakni Kamis (09/04/2020), jumlah ODR sebanyak 19.005 orang. “Jumlah ODR ini terus bertambah, karena jumlah pendatang dari zona merah juga bertambah. Rata-rata mereka dari Jakarta, Surabaya, dan Malaysia,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah berkali-kali mengimbau warga Sumenep yang merantau ke daerah lain untuk sementara tidak pulang kampung, demi memutus rantai penyebaran Covid-19. “Memang tidak mungkin kami melarang, karena mereka itu akan pulang ke rumahnya sendiri. Ini memang sifatnya imbauan, supaya para perantau itu sementara menahan diri untuk tidak mudik, sampai pandemik Covid-19 ini reda,” ujarnya.

Namun ia menyadari, saat ini kondisi perekonomian memang tengah tidak menentu, dampak wabah Covid-19. Para perantau yang berwirausaha mengeluhkan sepinya usaha dan menurunnya penghasilan.

“Alasan ekonomi itu yang menyebabkan banyaknya jumlah perantau yang mudik ke Sumenep. Sekali lagi, kami memang tidak bisa melarang, tetapi hanya berharap supaya mereka sementara bertahan dan tidak pulang kampung,” ucapnya.

Karena itu, lanjutnya, Pemkab berupaya memperketat pintu masuk ke Sumenep. Ada empat pos di wilayah perbatasan. Para pendatang yang masuk ke Sumenep akan menjalani pemerikaaan suhu tubuh dan disemprot disinfektan. “Mereka juga akan dipantau kesehatannya selama 14 hari. Apabila ada keluhan, petugas dari Puskesmas terdekat yang akan mendatangi pasien,” papar Busyro.

Hingga Jumat, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumenep sebanyak 44 orang. Sedangkan ODP yang telah selesai masa observasi 14 hari dengan kondisi sehat tanpa keluhan sebanyak 76 orang. “Semoga Sumenep tetap masuk zona hijau, tanpa PDP maupun terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkas Busyro. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar