Politik Pemerintahan

Jumlah Kursi Berkurang, Mesin Politik Golkar Jember Dipercaya Masih Kuat

Ketua DPD Golkar Jember Karimullah Dahrujiadi (kiri) dan Ketua DPD Golkar Jatim Sarmuji

Jember (beritajatim.com) – Jumlah kursi Partai Golkar di DPRD Jember, Jawa Timur, berkurang dari lima kursi pada pemilu 2014 menjadi dua kursi pada pemilu 2019. Namun itu bukan berarti mesin politik partai tersebut loyo.

“Sebenarnya dua kursi itu bukan berarti infrastruktur politik kami lemah. Bisa jadi karena pilihan strateginya yang waktu itu tidak tepat atau pemilihan caleg kurang pas. Tapi infrastruktur partai kami masih baik rata-rata,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur Sarmuji, Senin (24/8/2020) malam.

Oleh sebab itu, Sarmuji menginstruksikan kepada Karimullah Dahrujiadi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jember yang baru terpilih agar segera mnenyusun kepengurusan dan berkonsolidasi. “Mesin politik baru harus segera dibentuk, karena musyawarah daerah sudah selesai,” katanya.

Sarmuji menegaskan, kepengurusan baru harus memiliki energi baru untuk memenangkan pemilihan kepala daerah di Jember. “Itu tugas utamanya,” katanya.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar sendiri memberikan surat tugas kepada Ifan Ariadna untuk berkonsolidasi dan membentuk koalisi dengan partai lain dalam pemilihan kepala daerah di Jember. Dalam perspektif Golkar, tak ada persoalan dengan jumlah pasangan kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah di Jember.

“Namanya proses demokrasi, head-to-head (berhadapan dengan calon petahana) boleh, tidak head-to-head boleh. Kalau bisa jadi satu melawan petahana, ya tidak apa-apa. Tapi seandainya tidak jadi satu, tidak apa-apa, tidak usah kita paksakan juga,” kata Sarmuji. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar