Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Jumlah Kasus PMK di Magetan Terus Naik, Capai 337 Sapi, 32 Ekor Sembuh

Salah satu sapi yang terjangkit PMK di Magetan.

Magetan (beritajatim.com) – Jumlah sapi yang dinyatakan positif terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Magetan terus bertambah. Per tanggal 30 Mei 2022 pukul 20.00 WIB total ada 337 sapi yang dinyatakan positif PMK. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan Nur Haryani membenarkan kalau hampir 337 ekor sapi yang dinyatakan positif PMK.

“Per hari ini (30/5/2022) pukul 20.00 sudah ada 337 sapi yang dinyatakan positif PMK. Tersebar di 16 kecamatan di Magetan,” kata Nur Haryani pada beritajatim.com, Senin (30/5/2022).

Pun, meski bertambah sudah ada sapi yang dinyatakan sembuh sebanyak 32 ekor. Seperti temuan kasus pertama yang ada di Desa Sugihrejo, Kawedanan dan Desa Turi, Panekan. Sampai saat ini belum ada yang dilaporkan mati maupun dipotong paksa. Kini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap sapi yang sakit. Lockdown kandang juga masih berlanjut.

Sebelumnya, pada 25 Mei 2022, jumlah sapi yang dinyatakan positif terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Magetan total ada 246 sapi yang dinyatakan positif PMK.

Kini pihaknya masih terus melakukan pengobatan rutin. Berikut meminta pada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan kandang ternak dan membatasi siapa saja yang masuk area kandang untuk mengurangi penularan wabah PMK. Total ada 118.000 ekor sapi yang ada di Magetan. Pun yang terjangkit PMK yakni sapi jenis limosin, simental, dan PO. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar