Politik Pemerintahan

Jumlah Calon Penghuni Rusunawa di Kota Mojokerto Diperkirakan Menyusut

Rusunawa yang berada di Jalan Cinde Baru, Kelurahan Prajuritkulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. [Foto : misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Jumlah calon penghuni rumah susun sewa sederhana (rusunawa) di Jalan Cinde Baru, Kelurahan Prajuritkulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto hasil pendataan ulang diperkirakan bakal menyusut dibanding data usulan awal.

Kabid Perumahan DPKP Kota Mojokerto, Muraji mengatakan, ada beberapa warga yang memilih mengurungkan niatnya untuk menjadi kandidat penghuni sebelum maju ke tahapan seleksi. “Warga baru tahu kalau itu tidak gratis,” ungkapnya, Senin (9/9/2019).

Salah satu alasannya adalah, warga baru mengetahui bahwa 58 unit hunian di rusunawa tidak ditempati secara cuma-cuma. Sehingga beberapa warga menyatakan sikap untuk tidak mengajukan permohonan ulang untuk menempati gedung empat lantai tersebut.

“Kalau (pengunduran diri) secara tertulis belum ada. Tapi saat sosialisasi di Kelurahan Miji, sebagian besar tidak mau mengisi permohonan karena dikira gratis. Data usulan calon penghuni yang sebelumnya 411 KK diprediksi berpotensi berkurang,” katanya.

Di samping itu, menyusutnya jumlah pemohon juga disebabkan karena warga yang merasa keberatan dengan pembebanan tarif sewa rutin bulanan. Muraji mengatakan, tim verifikasi akan melakukan seleksi berdasarkan berkas permohonan yang masuk nanti.

“Sehingga, warga yang tidak mengajukan akan secara otomatis tersisih. Setelah calon penghuni tahu kriteria apa saja di Perwali itu, baru kita lakukan seleksi. Nanti yang skornya 58 tertinggi yang kita dahulukan untuk bisa menghuni rusunawa,” pungkasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar