Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Jukir Gresik Diminta Lakukan Tapping

Gresik (beritajatim.com) – Juru parkir atau jukir di wilayah Gresik diminta melakukan tapping saat masyarakat hendak membayar parkir. Himbauan ini terus dilakukan karena masih banyak masyarakat memilih langsung membayar secara cash. Begitu pula beberapa juru parkir yang tidak lagi rutin melakukan tapping QR Code.

Untuk memperbaiki kinerja Jukir, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik kembali menertibkan para jukir. Tunjuannya agar para jukir kembali rutin melakukan tapping. Sebab, dari data masih ada sejumlah jukir yang tidak mau melakukan tapping.

Kasi Pelayanan Parkir Dishub Gresik Achmad Su’udin membenarkan hal tersebut. Beberapa waktu lalu pihaknya memang mengumpulkan jukir untuk diberikan pembinaan. Mengingat, jukir ada yang tidak tapping dalam harian, melainkan secara gelondongan.

Karena itu pihaknya mengumpulkan para jukir agar lebih tertib dalam bekerja. Setidaknya setiap hari melakukan tapping agar pendapatan bisa terpantau secara berkala.

“Pengumpulan jukir dihadiri juga oleh teman-teman DPRD Gresik. Ini dilakukan agar dewan bisa ikut memberikan pembinaan,” ujarnya, Senin (19/09/2022).

Ia menambahkan, apabila di lapangan jukir masih saja bandel, Dishub Gresik akan mengambil tindakan tegas. Pertama, dengan memberikan surat peringatan satu, peringatan dua, dan peringatan tiga. Jika tetap tidak berubah maka akan diberhentikan. “Kami tidak segan mencabut titik parkirnya jika tetap membandel,” tegasnya.

Suudin menjelaskan setelah dilakukan pembinaan itu perlahan para jukir kembali tertib. Tapping kembali rutin dilakukan oleh jukir. Sebab, dengan tertibnya parkir tepi jalan umum (TJU) diharapkan bisa mendongkrak pendapataan.

“Tahun ini targetnya Rp 9 miliar, memang susah, tapi kami berusaha mendekati angka itu,” tandasnya. (dny/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar