Politik Pemerintahan

Jokowi-Prabowo Tak ‘Ngefek’ Terhadap Kursi PDIP dan Gerindra Jember

Jember (beritajatim.com) – Pencalonan Joko Widodo dan Prabowo Subianto menjadi presiden tidak berdampak terhadap jumlah kursi PDI Perjuangan dan Partai Gerindra di DPRD Jember, Jawa Timur.

Sesuai hasil pemilu kemarin, jumlah wakil PDI Perjuangan di DPRD Jember tetap tujuh kursi. Sementara Gerindra justru mengalami pengurangan jumlah kursi dari sembilan kursi pada pemilu 2014 menjadi tujuh kursi.

“Tidak ada Jokowi Effect. Itu pun tidak terjadi di tingkat nasional. Jika ada efek Jokowi, maka perolehan suara PDIP akan meningkat dua kali lipat lebih, seperti Partai Demokrat di Pemilu 2009,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Jember Tabroni Adyuta.

Selain jumlah kursi yang tetap, tak adanya efek pencalonan Jokowi terlihat pada jumlah pemilih PDIP. PDI Perjuangan mendapat 172.871 suara, tercecer di bawah Gerindra, PKB, dan Nasdem.

Sementara itu Wakil Ketua DPC Gerindra Jember Fatkhul Hadi Muzakki membenarkan jika pencalonan Prabowo tak berdampak pada jumlah kursi di parlemen. “Tetap ada dan terlihat dari perolehan suara di TPS,” katanya.

Gerindra dalam pemilu kali ini memperoleh 199.699 suara. Mereka mengalahkan PKB yang meraih 192.178 suara, Nasdem yang didukung 174.165 suara, dan PDI Perjuangan yang mendapat 172.871 suara.

Namun untuk urusan jumlah kursi legislator, Gerindra kalah dibandingkan PKB dan Nasdem yang masing-masing mendapat delapan kursi. Gerindra hanya mendapat tujuh kursi. Turun dua kursi dibandingkan hasil pemilu 2014.

“Perubahan sistem penentuan kursi tidak bisa kita hindari. Setiap perubahan sistem pasti ada plus minusnya bagi partai peserta pemilu,” kata Fatkhul. Namun semua capaian itu juga berkat kerja keras caleg dan kader partai. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar