Politik Pemerintahan

Survei Litbang Kompas

Jokowi Diprediksi Menang 57,1 Persen di Jatim, Ini Kata TKD

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma’ruf Amin Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menanggapi hasil survei terbaru Litbang Kompas, yang dipublikasikan pada Rabu (20/3/2019) kemarin.

Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang dilakukan 22 Februari-5 Maret 2019, di Jawa Timur, paslon 01 masih unggul signifikan sebesar 57,1 persen dibanding paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 27,8 persen.

Selain itu ada pula porsi pemilih yang masih merahasiakan, sebanyak 15,1 persen. Maka selisih hampir 30 persen dengan keunggulan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Jika dibandingkan survei pada Oktober 2018, paslon 01 masih mendapat 69,6 persen dan paslon 02 hanya mendapat 18,8 persen. Pemilih yang masih merahasiakan pilihannya ketika itu sebesar 11,5 persen.

Artinya, jika melihat tren pada survei itu, ada penurunan 12,5 persen pada paslon 01 dan peningkatan 9,0 persen pada paslon 02 dibandingkan survei Oktober 2018. Meski begitu, paslon 01 tetap unggul telak di Jatim.

“Tidak apa-apa, buat kami survei ini memacu TKD Jatim agar lebih bersemangat lagi. Ini harus dijaga dan dipertebal. Kami sudah punya rumusan untuk melangkah ke depan seperti apa. Kami berharap betul seluruh ketua partai Koalisi Indonesia Kerja, para caleg, relawan dan tokoh masyarakat memenangkan Pak Jokowi di Jatim,” kata mantan Kapolda Jatim ini kepada wartawan di kantor TKD Jatim, Kamis (21/3/2019) malam.

Dalam sisa waktu yang  kurang dari 30 hari ini pun, pihaknya akan mengoptimalkan kerja pemenangan dengan rapat terbuka serta memperkuat strategi door to door, yang dijalankan bersama para caleg dan relawan.

“Tidak ada kata lain, harus gencar turun ke bawah. Waktu sudah sangat mepet dan pendek. Pada 24 Maret ada tahapan kampanye terbuka. Semoga kampanye terbuka itu bisa meningkatkan suara Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf di Jatim. Semburan fitnah harus dilawan,” tegasnya.

Pihaknya sudah memetakan lokasi kampanye terbuka, mulai 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019. Tapi sayangnya TKD belum membuka secara detail, karena hal itu terkait strategi kampanye.

Survei terbaru yang dilakukan Litbang Kompas pada 22 Februari-5 Maret 2019 menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 49,2 persen, masih mengungguli duet Prabowo-Sandi sebesar 37,4 persen. Adapun 13,4 persen responden menyatakan rahasia.

“Kalau kita mengikuti marjin elektabilitasnya, masih cukup tebal ya, sekitar 11,8 persen. Dalam sisa waktu sampai 17 April, Insya Allah sangat sulit mengejar marjin tersebut. Kami optimistis bisa mencapai target kemenangan dan telak di Jatim sekitar 70-75 persen. Apalagi fatwa-fatwa kiai sepuh di Jatim sudah keluar semua untuk mendukung paslon nomor 01,” ujarnya.

Machfud mengatakan, yang jarang diperhatikan orang, dalam survei tersebut juga terdapat ekstrapolasi elektabilitas yang menunjukkan paslon 01 diprediksi akan mendapatkan 56,8 persen pada 17 April mendatang. Sedangkan paslon 02 mendapatkan 43,2 persen.

Perhitungan ekstrapolasi pada survei Litbang Kompas tersebut, kata Machfud, sudah melampaui perolehan suara Jokowi pada Pilpres 2014 yang sebesar 53,15 persen.

TKD Jatim berharap kepada seluruh pendukung 01 berbondong-bondong datang ke TPS untuk mencoblos. “Jangan sampai golput. Mencoblos itu keren. Jangan takut isu-isu yang bilang akan terjadi kerusuhan pada hari coblosan. Itu tidak benar dan hoaks,” pungkasnya. [tok/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar