Politik Pemerintahan

Johan Budi: Jangan Ragukan Komitmen Jokowi Berantas Korupsi

Jakarta (beritajatim.com) – Mantan juru bicara KPK Johan Budi menegaskan, komitmen Presiden Jokowi dalam mewujudkan rasa keadilan di masyarakat tidak perlu diragukan lagi. Apalagi, dalam kasus korupsi.

“Kita bisa melihat bagaimana sikap Presiden ketika KPK dicoba untuk dilemahkan kewenangannya. Presiden di situ menunjukkan ketegasannya dan komitmennya,” ujar Johan dalam keterangan tertulisnya kepada beritajatim.com, Selasa (15/1/2019).

Untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, pemerintah menerbitkan Perpres 54/2018 tentang Pencegahan Korupsi, di mana lima pejabat tinggi negara dan kementerian menandatangani Surat Keputusan Bersama yang menetapkan bahwa 11 aksi pencegahan korupsi ujungnya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily menyatakan, program Jokowi-Ma’ruf dalam hal pemberantasan korupsi telah dijabarkan secara detail dalam visi misi. Ia menyebutkan, aspek yang paling penting adalah pencegahan, bukan hanya penindakan. “Pak Jokowi menawarkan agenda aksi yang konkret dan komprehensif,” ujar Ace.

Seperti diketahui pada 2010, Jokowi mendapatkan Bung Hatta Anti Corruption Award ketika menjabat sebagai Walikota Solo. Jokowi juga melanjutkan komitmennya dalam hal pemberantasan korupsi dengan mencanangkan sistem e-budgeting ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Ace juga menyebut bahwa Jokowi tidak terlibat konflik kepentingan dengan bisnis keluarganya. “Anak-anaknya justru jualan martabak dan pisang goreng. Sebaliknya sulit membayangkan akan tidak ada konflik kepentingan terkait bisnis keluarga Prabowo dan juga Sandi,” pungkasnya. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar