Politik Pemerintahan

Klaim Suara Prabowo Menang di Jatim

JKSN: Mari Tabayyun dan Tunggu Real Count KPU

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) mengimbau kepada masyarakat seluruh Jatim, seperti ulama, kiai, bu nyai dan santri agar tidak cepat percaya dengan berita-berita hoaks yang beredar saat ini.

Hal ini termasuk pernyataan Amien Rais dari Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi dalam videonya yang viral bahwa Jatim dimenangkan oleh paslon 02 dengan angka 50 persen lebih.

“Mari kita tabayyun, mari kita sama-sama sabar menunggu hasil Real Count KPU RI pada 22 Mei 2019. Mari kita sabar, ikhlas dan menerima, bahwa KPU itu lembaga resmi yang ditugaskan melaksanakan penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Legislatif,” kata Roziqi kepada wartawan di kantor JKSN, Jalan Raya Diponegoro Surabaya, Sabtu (20/4/2019).

Pihaknya meminta masyarakat tidak menelan mentah-mentah ucapan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais itu.

Ini karena berdasarkan quick count atau hitung cepat yang dilaksanakan oleh semua lembaga survei, Jokowi-Ma’ruf justru menang telak di Jawa Timur dari Prabowo-Sandiaga. Ia mengklaim Jokowi-Ma’ruf meraup suara 66 persen lebih.

Roziqi juga berujar selama masa kampanye hingga pemilu, JKSN rajin turun ke masyarakat, khususnya Jawa Timur. Ia mengaku masyarakat tampak antusias memilih Jokowi-Ma’ruf. “Karena itu jangan ada yang overacting, mari sama-sama menunggu real count Komisi Pemilihan Umum,” tegasnya.

 

Sekjen JKSN, KH Zahrul Azhar As’ad (Gus Hans) menilai wajar, jika ucapan Amien Rais dalam kapasitas tim sukses Prabowo-Sandi. Zahrul yakin masyarakat sudah dapat memilah bahwa saat mengucapkan kata-kata itu Amien dalam posisi sebagai pendukung Prabowo-Sandi.

“Pak Amien Rais sebagai tim sukses pasangan calon tertentu kami anggap berusaha ingin menang dengan caranya sendiri. Namun,dalam kapasitas guru bangsa, menurut saya beliau tak bijak mengucapkan kata-kata itu,” katanya.

Gus Hans juga menyesalkan pernyataan Amien Rais seolah-olah mendelegitimasi kerja KPU yang belum selesai. Dia menilai orang sekaliber Amien Rais ikut termakan informasi di sekitarnya yang mengarah pada delegitimasi pada KPU. “Kami menyesalkan kapasitas beliau,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sempat beredar video berdurasi sekitar dua menit berisi pernyataan Amien Rais yang mengklaim bahwa Prabowo-Sandi menang di Jawa Timur. Menurut Amien, Jawa Timur telah dikuasai kubu 02 dan Jokowi hanya menang di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Timur. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar