Politik Pemerintahan

Jika Lokasi Wisata di Sampang Dibuka Kembali, Dewan Ingatkan dengan Catatan

Lokasi wisata di Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, mengirim surat permohonan kepada Satgas Covid-19 untuk mengajukan pengoperasian semua destinasi wisata yang ada di Kota Bahari.

Kepala Disporabudpar setempat, Imam Sanusi mengatakan, sebelumnya atau 23 Maret 2020 lalu, pihaknya melakukan penutupan sementara semua tempat wisata. Pihaknya juga meminta pengelola hotel dan restoran agar memperketat pengawasan kepada tamu yang datang. “Sekarang penutupan lokasi wisata masih berlaku, belum dicabut,” terangnya, Senin (27/7/2020).

Imam menyampaikan, penutupan tempat wisata tersebut berdampak terhadap minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, selama ini ada empat lokasi wisata yang menyumbang PAD diantaranya, Lon Malang, Toroan, Nepa dan Pantai Camplong.

Disporabudpar sudah menentukan target retrebusi di tempat wisata tersebut. Masing-masing yakni Lon Malang Rp. 15 juta, Nepa Rp. 3,5 Juta, dan pantai camplong Rp. 3,5 juta. Retrebusi yang masuk ke Pemkab hanya tempat parkir.

Sementara, Pansus Covid-19, DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni meminta agar rencana pembukaan semua tempat wisata dipertimbangkan dengan matang. Jika terpaksa dibuka, maka harus ada perlakuan khusus kepada pengunjung. Karena itu, Disporabudpar harus berkordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). “Yang harus ditekankan adalah protokol kesehatannya. Sebab sekarang kondisi belum normal,” pungkasnya.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar