Politik Pemerintahan

Jika ASN Pemkab Sumenep Tak Netral di Pilbup 2020, Sanksi Tegas Menanti

Sumenep (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitasnya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati setempat.

“ASN itu kan abdi negara. Nah sebagai abdi negara, hendaknya tetap menjaga netralitasnya sebagai ASN dalam Pilbup 2020,” kata Fauzi, Jumat (24/01/2020).

Ia menandaskan, dalam Pilbup 2020, baik sebelum maupun saat hari ‘H’ pencoblosan, ASN tidak boleh memihak. Namun ASN yang punya hak pilih, diminta untuk menyalurkan hak pilihnya.

“Kalau punya hak pilih, silahkan gunakan hak pilihnya. Yang tidak boleh itu memihak. Kalau memilih ya harus. Kalau ada ASN terbukti tidak netral, tentu saja akan ada sanksi tegas sesuai aturan yang ada,” ujarnya.

Fauzi berharap semua pihak untuk aktif berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan Bupati Sumenep 2020.

“Mari kita dorong bersama-sama agar pemilihan Bupati ini sukses, aman, dan lancar. Perlu keterlibatan semua pihak, agar partisipasi pemilih ini semakin meningkat,” ucapnya.

Kabupaten Sumenep merupakan satu-satunya Kabupaten di Madura yang melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di tahun 2020. Sesuai tahapan yang telah ditetapkan KPU setempat, Pilbup Sumenep akan digelar pada Rabu, 23 September 2020. [tem/but]






Apa Reaksi Anda?

Komentar