Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Jenguk Korban Pohon Tumbang, Pemkab Mojokerto Fokus Pendampingan Kesembuhan Korban

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat mengunjungi korban luka berat di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto menjenguk dan menyerahkan santunan untuk korban bencana pohon tumbang di area Pertirtaan Jolotundo, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto fokus pendampingan korban hingga sembuh.

Musibah yang terjadi pada, Minggu (14/11/2021) kemarin merusak bangunan warung dengan luas 4 x 6 meter milik Ryan Amim Rizaldi (45) warga Dusun Biting, Desa Seloliman. Pemilik merupakan salah satu korban meninggal dari tiga korban meninggal dalam peristiwa pohon tumbang tersebut.

Tiga korban meninggal yakni pemilik warung Ryan Amim Rizaldi (45), Yusuf Khalimi (22) warga Desa Kalipuro Kecamatan Pungging dan Qori Irawan (18) warga Desa Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Tiga korban mengalami luka berat masih dalam perawatan di dua rumah sakit berbeda.

Baca Juga:

    Yakni Fernand Chandra Habibi (15) dan Zaini (18) warga Desa Jedong Kecamatan Ngoro dan Moh Yudi (19) warga Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Dua korban luka ringan yakni Afan Septian (14) warga Desa Jedong, Kecamatan Ngoro dan Endah Ummah (33) warga Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

     

    Selain menyebabkan tiga korban meninggal, tiga korban luka berat dan dua korban luka ringan, pohon jenis Kadutan diameter ranting kurang lebih 60-70 cm, tersebut menimpa warung milik korban Ryan Amim Rizaldi (45). Kerusakan bangunan warung ditafsir mencapai Rp20 juta rupiah.

    Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat mengunjungi korban luka berat di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

    Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, para korban khususnya yang mengalami luka berat, saat ini mendapat pemantauan intensif dari Pemkab Mojokerto agar cepat sembuh. Sedangkan untuk para korban meninggal dunia, pihak keluarga mendapatkan santunan dan dukungan.

    “Saat ini kita fokus pada korban khususnya yang mengalami luka berat, akan kita dampingi hingga sembuh. Sedangkan untuk korban meninggal dunia beserta pihak keluarga, kita beri support dan bantuan. Begitu juga untuk yang luka ringan, saat ini sudah pulang,” ungkapnya, saat menjenguk korban luka berat di di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. [tin/ted]


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar