Politik Pemerintahan

Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi Calon Menteri, Ini Kata Bravo-5 Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi telah dipanggil Presiden RI Jokowi ke Istana Negara pada Selasa (22/10/2019). Alumni Akademi Militer 1970 itu akan diangkat sebagai menteri di Kabinet Jokowi 2019. Fachrul merupakan Ketua Umum Bravo-5.

Bravo-5 merupakan salah satu kelompok relawan pemenangan Jokowi di luar struktur Tim Kampanye Nasional (TKN). Anggota tim berisi para purnawirawan TNI dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua Umum Bravo-5 Jatim, Ubaidillah Amin Moeh (Gus Ubaid) kepada media di Surabaya, Selasa (22/10/2019) mengatakan, relawan Bravo-5 Jawa Timur sebagai salah satu penyumbang suara terbesar Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim (berkisar 5 juta suara) mengucapkan selamat kepada Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi yang akan terpilih menjadi salah seorang menteri pada kabinet Presiden Jokowi jilid ll.

“Sampai saat ini, relawan Bravo-5 Jatim adalah kumpulan relawan yang paling solid di antara relawan yang lainnya. Bravo 5-Jatim masih satu komando dan satu tombol. Jaringan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur masih satu suara,” tegasnya.

Bravo-5 Jatim juga memberikan saran kepada Presiden Jokowi, agar nantinya menjadikan menteri yang benar-benar sesuai dengan bidang keahliannya. “Jangan sampai rakyat kecewa, karena para menterinya dianggap tidak kompeten oleh rakyat,” tuturnya.

Pihaknya akan selalu memberikan dukungan kepada kepemimpinan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, selama itu untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Sekadar diketahui, nama Fachrul Razi jarang terdengar sejak pensiun dari TNI dengan jabatan terakhir Wakil Panglima TNI pada 1999-2000. Padahal setelah pensiun dari TNI, Fachrul Razi tercatat menempati berbagai posisi kunci di sejumlah perusahaan. Antara lain: Komisaris Holding Company pada PT Toba Sejahtera (2005-sekarang) dan Komisaris Utama CP Prima (2010-sekarang). Pada 2015 dia juga diangkat menjadi Komisaris Utama PT Antam Tbk. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar