Politik Pemerintahan

Jemput Bola, DPMPTSP Layani Izin Usaha Disabilitas dengan Berdaya

Kediri (beritajatim.com) – Suasana halaman Dinas Sosial Kota Kediri lebih ramai dari biasanya. Pasalnya, pada Selasa (15/6/2021) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) membuka layanan BERDAYA yang tersedia di Dinas Sosial mulai tanggal 14-15 Juni 2021.

“Kami jemput bola membantu penyandang disabilitas untuk urus perizinan usahanya tanpa repot ke kantor,” ujar Moh. Anang Kurniawan, Kepala DPMPTSP Kota Kediri.

Para penyandang disabilitas yang mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Jadi Pengusaha Mandiri (Japri) People With Dissability (PWD) dapat langsung mendaftar usahanya dengan membawa KTP Kota Kediri dan nomor telepon. Tidak ada perbedaan dengan layanan perijinan di Kantor DPM secara langsung, pengusaha bisa langsung bawa pulang surat ijin usahanya.

Selama 2 hari kegiatan pelatihan, sudah 12 usaha penyandang disabilitas yang terdaftar. Tidak hanya pada acara ini saja, DPM secara berkala membuka Layanan BERDAYA (Bekal Perijinan bagi Disabilitas Agar Makin Jaya) bekerjasama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Kediri untuk dikumpulkan jadi satu tempat dan mengurus ijin usaha.

Target ke depan, DPM akan membentuk layanan untuk mendorong pengusaha lebih termotivasi untuk segera melegalkan usahanya. “Sehingga program-program Pemerintah Kota Kediri dapat terserap dengan baik, serta ada perwakilan produk teman disabilitas terkoneksi dengan toko modern lewat program Pusaka,” jelas Anang.

Erna, warga Kelurahan Bujel, salah satu peserta Pelatihan Kewirausahaan yang telah merasakan kecepatan pelayanan BERDAYA. “Cukup mudah dan cepat, ndak perlu bolak-balik kantor. Pagi saya daftar, siang usai pelatihan sudah jadi suratnya,” ujar pengrajin ronce payet ini.

Ingin mengembangkan usahanya lebih besar menjadi alasannya mendaftarkan usaha yang telah ditekuni selama 1 tahun. Kolaborasi DPM dan Dinas Sosial Kota Kediri jadi bukti bentuk sinergi antar OPD yang mempermudah warga Kota Kediri mendapat akses layanan.

Sesuai dengan arahan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, seluruh OPD dapat berpadu dalam menyelenggarakan kegiatan sehingga program pemerintah dapat secara masif menjangkau seluruh warga Kota Kediri. [nm/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar