Politik Pemerintahan

Jemput Bola, Disdukcapil Kabupaten Kediri Layanan Keliling Satu Hari Jadi

Kediri (beritajatim.com) – Dengan target seluruh masyarakat Kabupaten Kediri mempunyai dokumen kependudukan yang sah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) membuka program jemput bola layanan keliling satu hari jadi. Mengawali program tersebut di 2021, Disdukcapil memilih wilayah Kecamatan Mojo sebagai target utama.

Bukan tanpa alasan, pemilihan seluruh desa yang berada Kecamatan Mojo dan salah satunya Di Desa Maesan ini lantaran dari lokasi geografis merupakan paling jauh diantara kecamatan lain di Kabupaten Kediri. Sehingga masyarakat tak perlu harus datang ke Kantor Dispendukcapil di jalan pamenang nomor 1 untuk melakukan kepengurusan dokumen kependudukan.

Dalam layanan keliling satu hari jadi ini melayani beberapa kepengurusan antara lain pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru, hilang, ganti data ataupun rusak. Kemudian pembuatan akta kelahiran baru, pembuatan akta kematian, perekaman e-KTP bagi warga pemula ataupun warga yang belum mempunyai e-KTP, pembuatan kartu identitas anak (KIA) serta kepengurusan surat keterangan pindah antar kabupaten/kota maupun provinsi.

Randhy Agatha Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil menuturkan bahwa 6 jenis pelayanan tersebut dilakukan pihaknya di seluruh desa yang sudah dijadwalkan oleh Disdukcapil.

“Setiap hari ada 50 berkas pelayanan mulai KTP, Akta dan KK, Surat Keterangan Pindah Kota atau Kabupaten, Kartu Identitas Anak, dan Akta Kematian. Jadi total ada 300 berkas yang setiap hari kami layani. Namun jika ada permintaan yang melebihi batas maksimal dari masyarakat kami tetap siap melayani asalkan sebelumnya ada koordinasi dari desa,” ujarnya saat ditemui di Balai Desa Maesan Selasa (19/1/2021).

Selain itu Dengan adanya program jemput bola ini, diharapkan untuk tingkat kesadaran masyarakat untuk melengkapi dokumen kependudukan semakin tinggi karena tak perlu menempuh puluhan kilometer untuk melakukan kepengurusan.

Randy menegaskan untuk pelayanan jemput bola ini terdapat satu jenis layanan yang tak bisa dilakukan oleh pihaknya, yakni pergantian Akta Kelahiran. “Karena itu membutuhkan proses identifikasi yang lebih menyeluruh karena harus membuka dokumen fisik. Tentu ini tidak bisa dilakukan secara langsung,” ujarnya.

Di kesempatan yang berbeda Kepala Desa Maesan Ahmad sangat mengapresiasi program Disdukcapil Kabupaten Kediri yang membantu warganya dalam urusan dokumentasi kependudukan.

“Saya ucapkan beribu terimakasih pada pemerintah karena warga saya sangat terbantu. Karena selama ini untuk mengurus dokumen ini sangat jauh, kalau harus ke Kantor. Jadi alhamdulillah adanya program ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga saya,” tuturnya. [nm/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar