Politik Pemerintahan

Jembatan Putus di Pamekasan Segera Diperbaiki

Pamekasan (beritajatim.com) – Jembatan penghubung antar desa/kelurahan di Desa Larangan Badung, Palengaan, dan Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, yang ambruk dan putus akibat banjir segera diperbaiki dan diharapkan selesai dalam waktu relatif singkat.

“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, bahwa perbaikan jembatan penghubung antar desa yang rusak akibat banjir di Kelurahan Kowel, menjadi program prioritas dan dalam waktu dekat segera kita tangani,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkab Pamekasan, Muharram, Selasa (19/1/2021).

Komitmen tersebut bukan isapan jempol belaka, terlebih pihak eksekutif langsung bergerak dan sudah mulai menyiapkan beberapa bahan material untuk proses perbaikan jembatan ambruk dan putus di wilayah setempat. Terlebih sebelumnya juga juga dilakukan sidak bersama anggota Komisi III DPRD Pemekasan.

“Karena kerusakan ini akibat bencana alam dan kondisi jembatan memang sudah relatif dimakan usia (tua), apalagi anggaran kebencanaan ini memang sudah ada. Sehingga kita bisa langsung eksekusi untuk dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Sebelumnya legislator Pamekasan, H Masykur Rasid berharap kondisi jembatan penghubung antar desa/kelurahan Larangan Badung dan Kowel yang ambruk dan putus akibat banjir, dapat segera diperbaiki agar dapat digunakan kembali oleh masyarakat setempat.

Jembatan penghubung antara Desa Larangan Badung, Palengaan, dan Kelurahan Kowel, Pamekasan, ambruk dan putus akibat derasnya terjangan banjir yang terjadi pada Senin (11/1/2021) lalu. Bahkan sejumlah anggota Komisi III DPRD Pamekasan bersama perwakilan Pemkab setempat, sempat meninjau kondisi jembatan tersebut.

“Penanganan jembatan rusak dan longsor harus segera diperbaiki, karena menjadi satu-satunya akses utama masyarakat di dua desa/kelurahan berbeda. Sehingga nantinya tidak mengganggu aktivitas warga,” kata H Masykur Rasid.

Selain itu, politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, juga menyampaikan langkah sidak bersama sejumlah instansi terkait sebagai upaya memastikan secara langsung berbagai langkah yang akan dilakukan pemerintah. “Tadi juga sudah dipastikan jika keberadaan jembatan ini akan segera diperbaiki,” ungkapnya.

“Bahkan dalam sidak yang kami lakukan, juga mengajak para stakeholders untuk bersama memantau langsung kondisi jembatan ambruk dan longsor. Ada Pak Camat Kota, Lurah Kowel dan Dinas PUPR, sehingga jembatan rusak ini dapat segera diperbaiki secara cepat,” pungkasnya. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar